Asal-usul suku Minangkabau – Indonesia

admin September 29, 2012 1


Suku bangsa Minangkabau adalah suku yang berasal dari etnis Melayu Muda yang melakukan migrasi dari daratan Cina Selatan ke daerah Sumatera sekitar 2500 tahun yang lalu. Jalur migrasinya melewati timur pulau Sumatera, sejalan dengan sungai Kampar dan menetap di sekitar sungai tersebut dan membentuk masyarakat yang bernama Luhak. Pada perkembangannya, masyarakat Luhak ini menjadi masyarakat Minangkabau yang terbagi menjadi empat suku utama. Empat suku utama itu adalalah Minangkabau Koto, Minangkabau Piliang, Minangkabau Bodi dan Minangkabau Caniago.

Asal-usul suku Minangkabau - Indonesia

Suku Minangkabau Koto

Pada masa lalu, suku bangsa Minangkabau Koto memiliki pemukiman berupa benteng yang terbuat dari bambu. Masyarakat Koto melakukan semua aktivitas di dalam benteng yang merupakan pengaman mereka dari ancaman, baik manusia lain maupun binatang buas. Benteng bambu ini disebut sebagai Koto, yang berasal dari bahasa Sansakerta. Oleh karena itu suku ini dinamakan suku Minangkabau Koto. Suku Minangkabau Koto kemudian berkembang menjadi beberapa sub-suku antara lain Tanjung Koto, Koto Dalimo, Koto Diateh, Koto Kaciak, Koto Kampuang, Koto Sipanjang da lain sebagainya.

Suku Minangkabau Piliang

Nama suku Minangkabau Piliang berasal dari kata Pele dan Hyang yang artinya “banyak dewa”. Penamaan ini berdasarkan dari budaya suku Minangkabau Piliang di masa lalu yang melakukan pemujaan pada banyak dewa seperti pada kepercayaan Hindu. Suku Minangkabau Piliang ini kemudian berkembang menjadi beberapa sub-suku, seperti Piliang Guci, Piliang Laweh, Piliang Baruah, Piliang Bongsu, Piliang Sani, Piliang Dalam, Piliang Koto Kaciak, Piliang Cocoh, Piliang Patar dan lain sebagainya.

Suku Minangkabau Bodi

Suku ini memeluk agama Budha jauh sebelum masuknya agama Islam. Oleh karena kepercayaannya itulah mereka diberi nama Minangkabau Bodi. Hal ini merujuk pada satu pohon yang penting dalam agama Budha, yakni pohon Bodi. Suku Bodi memiliki penyebaran di daerah Tanah Datar, Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh. Suku Minangkabau Bodi tidak memiliki sub-suku, namun ada beberapa diantaranya yang bergabung dengan suku Minangkabau Caniago dan membentuk suku Bodi-Caniago yang tinggal di daerah Lubuk Jambi, Kuantan Mudik dan Riau.

Suku Minangkabau Caniago

Suku Minangkabau Caniago adalah suku yang paling demokratis dan memegang teguh falsafat “bulek aia dek pambuluah, bulek kato dek mufakat” yang berarti “bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat”. Oleh karena menganut sistem demokrasi, maka suku Minangkabau Caniago tidak membeda-bedakan kasta, mereka menganggap semua manusia itu sama dalam hak dan kewajibannya.

Namun saat ini suku bangsa Minangkabau telah berkembang menjadi suku yang jumlahnya tidak sedikit sehingga sulit untuk mengidentifikasi asal muasal mereka. Suku tersebut antara lain adalah suku Tanjung, suku Sikumbang, suku Sipisang, suku Bendang, suku Guci, suku Panai, suku Kutianyie, suku Jambak, suku Payobada dan suku Kampai. Apalagi banyak diantara mereka yang sudah tidak mengerti sejarah leluhur serta tidak adanya catatan formal mengenai sejarah suku-suku tersebut membuat penelusuran hampir mustahil dilakukan. (iwan)

 

One Comment »

  1. rinaldi April 11, 2013 at 6:16 pm -

    kalau suku mandailing beri penjelasanya

Leave A Response »