Restorasi Meiji Dan Langkah Modernisasi Negara Jepang

admin April 11, 2012 0



Restorasi Meiji Dan Langkah Modernisasi Negara Jepang

Sebelum tahun 1867, negara Jepang tidak dipimpin oleh seorang Kaisar (Tenno) yang tinggal di dalam istana di Kyoto. Kaisar dianggap sebagai dewa dan tidak secara langsung memegang roda pemerintahan. Rakyat Jepang percaya bahwa Kaisar adalah titisan dewa matahari (Amaterasu). Sebaliknya, roda pemerintahan Jepang saat itu diserahkan kepada Shogun. Shogun merupakan penentu segala kebijakan di masyarakat dan merupakan kekuasaan tertinggi di dalam negeri.

Jenis pemerintahan Jepang yang berada di bawah kekuasaan Shogun disebut sebagai Pemerintahan Bakufu. Situs Wikipedia menyebutkan bahwa Pemerintahan Bakufu dimulai sejak tahun 1186 sampai dengan 1867. Pada awal tahun1868 kekuasaan Shogun berakhir secara resmi dan kembali kepada Kaisar. Pemindahan kekuasaan dari Shogun ke Tenno disebut Restorasi Meiji. Restorasi Meiji tidak terlepas dari peristiwa Pembukaan Jepang oleh Commodore Perry melalui Perjanjian Shimoda pada 30 Maret 1854.

Modernisasi Jepang Akibat Restorasi Meiji

Restorasi Meiji menyebabkan terjadinya permusuhan antara keluarga Shogun Tokugawa dengan keluarga Daimyo Satsuma, Choshu, Tosa dan Hizen. Karena sikap iri hati, para pesaing Shogun tersebut memihak kepada Kaisar dan berupaya mengembalikan kekuasaan ke tangan Kaisar. Selain itu, dampak positif terjadinya Restorasi Meiji adalah Jepang membuka diri terhadap masuknya bangsa asing. Dengan pembukaan ini, timbul pemberontakan dari Daimyo Satsuma dan Choshu pada tahun 1863. Mereka tidak puas terhadap tindakan yang dilakukan oleh Shogun maupun orang asing terhadap bangsa Jepang.

Melalui Restorasi Meiji, pendidikan ala Barat pun diterapkan di negara Jepang untuk pertama kali. Sistem wajib belajar diberlakukan bagi anak yang berusia 6 tahun untuk semua penduduknya. Bagi pelajar yang berpotensi, mereka akan dikirim ke luar negeri untuk memperdalam ilmu pengetahuan dengan menggunakan teknologi Barat. Begitu selesai pendidikan, mereka ditugaskan kembali untuk membangun negara Jepang sehingga dalam waktu 50 tahun Jepang sudah menjadi negara modern dan sejajar dengan negara Barat.

Sejak dilaksanakan Restorasi Meiji, angkatan perang Jepang juga dibangun secara modern. Keluarga Choshu memegang kekuatan angkatan darat dengan meniru sistem angkatan darat Jerman. Keluarga Satsuma memegang kekuasaan angkatan laut dengan meniru sistem angkatan laut Inggris. Pada masa tersebut, Menteri Pertahanan tidak bertanggungjawab kepada Parlemen, melainkan bertanggungjawab langsung kepada Kaisar. Karena kedudukan Menteri Pertahanan sangat kuat maka muncul kekuasaan Gunbatsu (Pemerintahan Diktator Militer).

 

Leave A Response »