Asal Usul Gerakan Nazi Jerman di Bawah Kekuasaan Adolf Hitler

admin March 30, 2012 0


Adolf Hitler asal usul gerankan nazi jerman
Naziisme merupakan paham yang dikembangkan oleh aliran Partai Sosialis Jerman yang dipimpin oleh Adolf Hitler. Pada awal berdirinya, Partai Buruh Nasional Jerman ini berhaluan kanan dan hanya berkembang di kota Munich. Namun keadaan berubah setelah Hitler mengambil alih kepemimpinan. Partai ini berkembang sangat pesat dan mendapat dukungan warga Jerman secara luas.

Menurut Hudaya Latuconsina, ketika Perang Dunia I berakhir, gerakan nasionalisme yang bersifat chauvinistis mulai tumbuh di negara-negara yang kalah perang. Gerakan nasionalisme tersebut muncul dalam bentuk gerakan Nazi Hitler di Jerman, gerakan Fasisme Mussolini di Italia, berkembangnya paham komunisme di Rusia, dan Pemerintahan diktator Jenderal Franco di Spanyol.

Pada tahun 1933 Partai Nazi dibawah kepemimpinan Adolf Hitler menguasai Pemerintahan Jerman dan mulai melakukan kekejaman untuk menegakkan kekuasaannya. Semua bentuk peninggalan masa Pemerintahan demokrasi Jerman dihancurkan oleh gerakan Nazi. Bahkan gereja dan madzhab agama serta organisasi buruh pun ditindas. Peristiwa kekejaman Nazi yang terkenal adalah pembantaian kaum Yahudi di Jerman. Orang-orang Yahudi dikejar dan dibunuh walaupun mereka tidak bersalah.

Isi Ajaran Adolf Hitler dan Partai Nazi

Pada masa Adolf Hitler berkuasa, rakyat Jerman tidak boleh menentang pendapat Pemerintahan Nazi. Pokok-pokok ajaran Partai Nazi digariskan oleh Adolf Hitler dalam bukunya yang berjudul Mein Kampf (Perjuanganku). Buku ajaran Nazi tersebut menekankan kepada keunggulan, kemurnian, dan keangkuhan ras bangsa Arya. Akibat berkembangnya paham Nazi adalah orang Jerman merasa bahwa bangsanya terkuat dan harus menguasai bangsa-bangsa lain yang lebih rendah.

Dedi Rafidi dalam buku Sejarah Fasisme Dunia menuliskan bahwa Adolf Hitler menggantikan praktek demokrasi di Jerman dengan prinsip kepemimpinan diktator. Ia berdiri di atas massa yang harus taat kepada perintahnya tanpa harus bertanya. Ia mengambil tanggungjawab penuh atas segala hal yang mampu maupun tidak mampu dikerjakan.

Karena padatnya jumlah penduduk Jerman serta wilayahnya yang tidak mungkin dikembangkan lagi, maka bangsa Jerman membutuhkan ruang hidup yang lebih luas dengan merebut dan menguasai negeri-negeri di sekitarnya. Gerakan Nazi ini dikenal dengan nama Politik Lebensraum.

Politik Lebensraum Nazi sangat membahayakan kelangsungan hidup negeri-negeri di sekitarnya. Ini dibuktikan dengan adanya aksi perampasan wilayah yang dilakukan oleh Jerman terhadap Rusia, Austria, Chekoslovakia dan Polandia. Bahkan peristiwa perampasan atas Polandia telah menjadi penyebab khusus terjadinya Perang Dunia II di Eropa.

 

Leave A Response »