Memahami arti perubahan sosial

iwan November 27, 2012 0


Perubahan sosial

Ada pepatah bahwa sesuatu yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri. Kenyataan berkata bahwa semua hal berubah, termasuk kondisi sosial yang dialami oleh masyarakat. Perubahan sosial adalah suatu perubahan yang terjadi pada masyarakat yang bernaung dalam suatu wilayah tertentu. Masyarakat pada umumnya telah memiliki pijakan dasar dan pijakan tradisional yang berupa ideologi, cara kerja, cara interaksi dan lain sebagainya yang dijaga dalam kurun waktu tertentu. perubahan sosial

Ketika perubahan terjadi, masyarakat tidak lagi bertahan pada ideologinya dan cenderung mengabaikan hukum tertentu yang sudah disepakati sejak dahulu, secara turun temurun. Dengan ini maka lambat laun akan terjadi pergeseran dan perubahan sosial yang pada akhirnya dipersingkat maknanya menjadi modernisasi. Apapun sistem percepatan dalam perubahan sosial tersebut, seperti revolusi sosial atau evolusi sosial, pada akhirnya masyarakat akan tetap bergerak dari siklus tradisional menjadi masyarakat modern. Yang sering menjadi masalah adalah perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat yang menuju modern atau modernisasi seringkali memberikan efek-efek tertentu. Terkadang bisa positif, bisa jadi negatif, tergantung nilai yang dipegang oleh masyarakat tersebut.

Secara harfiah, kata modern berasal dari bahasa latin yakni “modo” atau “modernus” yang artinya kekinian atau sekarang ini. Modernisasi dapat terjadi dan akan selalu berafiliasi dengan proses sejarah dalam berbagai macam tingkatan ekonomi dan politik. Modernitas adalah suatu bentuk akhir dari perubahan sosial, dimana sangat terlihat nyata di akhir milenium kedua. Dimana masing-masing periode sejarah sejak awal milenium memiliki ciri khas tersendiri dalam perubahannya. Tampak nyatanya modernitas di akhir abad ke-20 adalah hasil dari studi yang kebanyak dilakukan secara rutin. Namun pada masa lalu, studi tentang modernitas bukannya tidak dilakukan sama sekali.

Masa sebelum modern sering disebut sebagai tradisional. Dimana tradisional seringkali mengacu pada sesuatu yang bukan modern, tidak bertipikal modern atau belum modern. Pemahamanan modern hanya akan dibatasi dengan perubahan sosial yang terlihat dalam perubahan sisi artefak faktual seperti teknologi, kompleksitas berpikir, struktur kontras yang berpola dan sejenisnya jika pemahaman modern dikembalikan pada proses periodisasi manusia. Seberapa cepat dan seberapa praktis artefak modernitas tersebut akan selalu mengalir dan menemukan bentuk baru dan tidak lagi membuat sesuatu yang rutin menjadi ciri dari kebudayaan manusia.

Periodisasi sejarah bukanlah bentuk perubahan sosial

Pemikiran bahwa periodisasi sejarah adalah suatu bentuk perubahan sosial adalah tidak benar. Periodisasi sejarah hanya sekedar kronologi dari titik ke titik, sedangkan perubahan sosial lebih memperlihatkan proses dibanding hasil. Kedua titik lebih dipahami daripada prosesnya, maka dari itu periodisasi sejarah bukan merupakan perubahan sosial. Studi yang menunjukkan struktir masyarakat yang meningkat secara periodik hanya akan memperlihatkan sedikit saja dari yang kita maksud dengan perubahan sosial. Penjelasan bahwa terjadi perubahan sosial dari manusia pra-sejarah menuju manusia abad ke-21 yang pintar bukanlah suatu perubahan sosial. Penggambaran manusia pra-sejarah sebagai manusia bodoh dan manusia abad ke-21 sebagai manusia pintar adalah hasil dari jebakan periodik.

Kita mengenal kebudayaan yang hilang dimana artefaknya ditemukan oleh para ilmuwan. Seringkali kita terjebak dengan pemikiran yang terlalu linear. Jika alat orang terdahulu yang kita temukan terbuat dari batu, apakah itu bukti bahwa mereka belum modern? Tak adakah peralatan sekarang ini yang terbuat dari batu? Tentu ada, kan? Kekurangan bukti itulah yang membuat kita menyimpulkan bahwa peradaban manusia terdahulu lebih rendah, padahal bisa jadi sebaliknya. Pola perubahan inilah yang disebut dengan perubahan sosial, tidak selalu bergantung pada periodisasi sejarah dan bisa terbolak-balik. Semoga bisa dipahami. (iwan)

 

Leave A Response »