Liga Bangsa-Bangsa dan Tujuan Pendiriannya

admin May 20, 2012 0


Latar Belakang Pendirian LBB

logo lambang liga bangsa bangsa

Perang Dunia I berakhir dengan Perjanjian Perdamaian Versailles pada tahun 1919. Atas prakarsa Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson, didirikan suatu Liga Perdamaian yang disebut dengan Liga Bangsa-Bangsa (League of Nations) atau Volkenbond yang berkedudukan di Genewa, Swiss. Woodrow Wilson adalah salah satu tokoh yang mengusulkan perdamaian antarbangsa. Pada saat itu Woodrow Wilson mengajukan 14 pasal usulan Wilson, dikenal sebagai Wilson’s Fourteen Points, yang isinya antara lain sebagai berikut:

1. Pelarangan diplomasi rahasia.
2. Pengurangan senjata.
3. Pengakuan hak untuk menentukan nasib sendiri.
4. Pembentukan suatu badan gabungan bangsa-bangsa, yang kemudian dikenal dengan nama LBB (Liga Bangsa-Bangsa).

Tujuan Pembentukan LBB

Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

1. Memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
2. Memajukan dan memelihara hubungan persahabatan antarbangsa dan negara.
3. Menegakkan hukum serta berusaha agar perjanjian antarbangsa dipatuhi.
4. Memajukan dan memelihara kerjasama internasional di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan kebudayaan.

Kegagalan LBB Memecahkan Masalah Dunia

Dalam pelaksanaannya, LBB tidak mampu memecahkan persoalan-persoalan besar yang sangat penting bagi perkembangan perdamaian dunia. Beberapa permasalahan tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Kemajuan dalam hal pelucutan senjata tidak berhasil dijalankan. Yang terjadi bahkan sebaliknya, yaitu terjadi perlombaan senjata antara Blok Barat dan Blok Timur.

2. Pada tahun 1932 Jepang harus mengembalikan Manchuria kepada China, tetapi Jepang menolak kesepakatan tersebut bahkan keluar dari LBB. LBB tidak mampu berbuat apa-apa sehingga wibawa badan ini merosot.

3. Perang antara Italia dan Ethiopia (Abessinia) pada tahun 1935 sampai 1936. LBB memerintahkan agar Italia menarik diri dari Ethiopia tetapi ditolak oleh Italia. Atas keputusan LBB, 50 negara anggotanya memutuskan hubungan diplomatik dengan Italia namun Italia tetap menduduki Ethiopia.

LBB akhirnya merencanakan tindakan militer untuk mengusir Italia dari Ethiopia. Tetapi permasalahan kemudian timbul karena tidak ada kata sepakat untuk mengirimkan jumlah serdadu dari masing-masing negara anggota LBB saat itu.

Karena kegagalan LBB dalam mengatasi konflik antar negara di dunia, maka perdamaian dunia tidak dapat dipertahankan lagi. Akibatnya, pada bulan September 1939 pecah Perang Dunia II. Riwayat LBB pun berakhir sebagai badan dunia.

Referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Liga_Bangsa-Bangsa

 

Leave A Response »