Jenis Batuan Penyusun Struktur Permukaan Bumi

Jenis Batuan Penyusun Struktur Permukaan Bumi

batuan beku

Di dalam perut bumi terdapat cairan batuan yang sangat panas. Cairan panas itu disebut magma. Magma dapat keluar dari dalam perut bumi melalui erupsi atau letusan gunung berapi. Magma yang keluar dari kawah dan mengalir ke tanah yang lebih rendah disebut lava. Lava yang bercampur dengan benda-benda lain disebut lahar. Lava yang keluar dari gunung berapi akan membentuk batuan. Berdasarkan cara terbentuknya, batuan dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf.

Menurut Wikipedia, batuan beku adalah jenis batuan yang terjadi karena pembekuan cairan magma yang menjadi padat di dalam atau di atas permukaan bumi. Contoh batuan beku antara lain: batu basal, batu apung, batu granit, dan batu obsidian. Batu basal adalah batuan yang terbentuk dari lava yang membeku di dasar samudera dan menjadi batuan yang mendasari samudera. Batu basal memiliki ciri-ciri berwarna gelap dan terang.  Batu apung merupakan jenis batuan yang terbentuk dari lava yang membeku dan mengeluarkan banyak gas sehingga batuan ini memiliki rongga-rongga. Batu granit dibentuk dari lava yang membeku secara lambat. Sedangkan batu obsidian terbentuk dari lava yang membeku dengan cepat dan memiliki bentuk mengkilap seperti kaca hitam. Silahkan klik pada artikel bantuan beku untuk lebih jelasnya.

Jenis Batuan Penyusun Struktur Permukaan Bumi

Penggunaan Batuan Untuk Kehidupan Manusia

Jenis batuan yang kedua adalah batu sedimen atau batu endapan. Batu sedimen adalah jenis batuan yang terbentuk karena pengendapan bahan-bahan yang berasal dari kikisan batu lain. Macam-macam batuan endapan antara lain: konglomerat, batu pasir, batu serpih, dan batu kapur. Konglomerat merupakan jenis batuan yang terbentuk dari kerakal yang terekat.

Berikutnya, jenis batuan yang ketiga adalah batuan metamorf. Batuan metamorf adalah jenis batuan yang terjadi karena tekanan suhu yang tinggi dan kuat dalam kurun waktu yang sangat lama. Contoh batu metamorf adalah batu marmer dan batu tulis. Batu marmer, disebut juga batu pualam, terbentuk dari batuan sedimen yang mengalami tekanan dan pengaruh panas bumi. Sedangkan batu tulis terbentuk dari batu serpih yang lunak dan mengalami tekanan yang besar sehingga menjadi keras.

Jenis batuan yang sering dipakai manusia sebagai bahan bangunan adalah batu pasir, batu granit, batu kapur, bata merah dan batako. Di dasar laut kita juga bisa menjumpai banyak batu karang yang memiliki bentuk beraneka ragam. Batu karang digunakan oleh ikan sebagai tempat untuk berlindung. Untuk menjaga kelestarian alam laut dan isinya, Pemerintah melarang warga melakukan pengambilan air laut secara liar.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *