Faktor Yang Mempengaruhi Reaksi Kesetimbangan Kimia

Reaksi Kesetimbangan Kimia

Reaksi setimbang adalah reaksi yang terjadi berlangsung secara dua arah. Reaksi ini berlangsung secara reversibel atau bolak-balik. Dalam kehidupan sehari-hari, reaksi kesetimbangan dinamis dapat diamati pada proses penguapan air. Jika kita memanaskan air dalam wadah terbuka, maka air akan menguap dan makin lama air akan habis. Akan tetapi, bila air yang kita panaskan berada dalam wadah tertutup, maka air akan menguap kemudian uap air akan mengembun menjadi titik-titik air.

Reaksi Kesetimbangan Kimia

Pengetahuan mengenai reaksi kesetimbangan ini berguna sekali dalam bidang industri. Dalam industri, reaksi kesetimbangan sangat dihindari. Mengapa? Karena reaksi-reaksi dalam industri harus menghasilkan proses yang menguntungkan, banyak, dan cepat. Sejumlah bidang industri yang memanfaatkan pengetahuan reaksi kesetimbangan antara lain industri pembuatan amoniak dengan Proses Haber dan pembuatan asam sulfat dengan Proses Kontak.

Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran ketimbangan? Beberapa faktor tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Perubahan konsentrasi.

Jika konsentrasi zat diperbesar maka reaksi akan bergeser menjauhi zat tersebut. Sebaliknya, jika konsentrasi zat diperkecil, maka reaksi kesetimbangan akan bergeser mendekati zat tersebut. Konsentrasi zat bisa berubah namun harga konstanta kesetimbangan akan selalu tetap.

2. Perubahan tekanan.

Jika tekanan diperbesar, maka reaksi bergeser ke jumlah koefisien kecil. Sedangkan jika tekanan diperkecil, maka reaksi bergeser ke jumlah koefisien besar. Koefisien merupakan jumlah angka di sebelah kiri atau kanan sebuah reaksi kimia. Tekanan bisa saja berubah namun konstanta kesetimbangan tidak akan berubah.

3. Perubahan volum.

Jika volum diperbesar maka reaksi bergeser ke jumlah koefisien yang besar. Sedangkan bila volum diperkecil reaksi bergeser ke jumlah koefisien kecil. Pergeseran kesetimbangan karena perubahan volum tidak mengubah harga konstanta kesetimbangan.

4. Penambahan katalis.

Penambahan katalis dalam suatu reaksi kesetimbangan tidak akan menggeser kesetimbangan. Katalis hanya mempercepat laju reaksi sehingga katalis hanya mempercepat terjadinya kesetimbangan. Meski demikian, setelah keadaan setimbang telah terjadi maka penambahan katalis tidak akan berpengaruh.

5. Penambahan temperatur.

Jika temperatur dinaikkan, kesetimbangan bergeser ke reaksi endoterm (reaksi yang membutuhkan kalor). Sebaliknya, jika temperatur diturunkan maka kesetimbangan bergeser ke reaksi eksoterm (rekasi yang melepaskan kalor). Terjadinya pergeseran kesetimbangan akibat perubahan temperatur bukan untuk mempertahankan kesetimbangan, tetapi karena dalam reaksi tersebut terdapat reaksi yang membutuhkan kalor dan ada reaksi yang tidak butuh kalor.

Semoga informasi seputar faktor yang mempengaruhi reaksi kesetimbangan ini bisa berguna untuk Anda.

Referensi: http://www.anneahira.com/kesetimbangan-kimia.htm

Facebook Comments

1 Comment

  1. Regina Forestry Putri

    mengapa hanya perubahan temperatur yang dapat menyebabkan perubahan tetapan kesetimbangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *