Twitter akan meluncurkan fitur untuk mengunduh tweet lama

Twitter

Twitter

Apakah anda pengguna setia twitter yang senang berkicau sepanjang hari? Atau anda hanya pengguna biasa yang sesekali saja mengunjungi Twitter dan membuat twit? Itu tidak penting. Umumnya banyak orang lupa twit apa yang mereka tulis setelah sekian waktu lamanya. Selain karena jumlahnya ribuan, membacanya kembali juga tidak mudah, baik melalui halaman web atau ponsel pintar anda.

Kabar baik datang dari situs mikroblog 140 karakter, Twitter yang akan menyediakan sebuah perangkat atau fitur yang dapat digunakan oleh pengguna untuk mengunduh semua kicauannya di masa lalu. Namun pengguna Twitter harus bersabar dulu karena belum ada kepastian tentang kapan aplikasi atau fitur ini dirilis dan tersedia bagi pengguna secara luas. Dikutip dari New York Times pada selasa (24/7) lalu, CEO Twitter Dick Costolo mengatakan bahwa memang benar mereka sedang membuat suatu tools atau fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengambil seluruh tweet mereka dengan cara mengunduhnya setelah dijadikan satu dalam sebuah berkas.

Beberapa situs pihak ketiga sebenarnya memiliki kemampuan menampilkan kicauan-kicauan lama pengguna Twitter, namun cara untuk mengaksesnya terbilang masih cukup sulit. Sehingga fitur “unduh twit” ini diprediksi akan menjadi fitur yang populer dan sangat diminati oleh pengguna Twitter karena selama ini sangat sulit untuk melihat kembali apa saja twit yang dilakukan di masa lalu, pada sebuah periode waktu tertentu. Costolo mengkonfirmasikan bahwa kelak jika sudah dirilis, pihak Twitter tentu saja tidak mengijinkan akses ke twit milik pengguna lain. Hanya twit milik pengguna sendiri yang dapat diunduh. Hal ini dilakukan Twitter untuk tetap menjaga privasi penggunanya.

Twitter memang memiliki prinsip perlindungan privasi pengguna yang tinggi, oleh karena itulah Twitter pernah digugat oleh pemerintah negara bagian New York karena tidak mau menyerahkan transkrip sejarah kicauan para aktivis pemrotes pada aksi protes terhadap wall street yang disebut sebagai Occupy Wall Street. Gugatan ini akhirnya dimenangkan oleh Twitter dan tidak ada satupun data aktivis Occupy Wall Street yang diungkap oleh Twitter.

Masih dikatakan oleh Costolo, Twitter hanya mengijinkan pengguna untuk mengunduh beberapa ribu twit terakhirnya, belum seperti Facebook yang dapat dengan mudah mengunduh semua data yang pernah mereka unggah, baik itu status, tautan, video, gambar dan sebagainya. Namun meskipun begitu, diyakini fitur ini akan tetap mendapat sambutan yang positif dari masyarakat pengguna Twitter yang telah menantikannya sejak lama.

Facebook Comments

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *