Tato akan diperiksa oleh FBI di Amerika Serikat

Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh pemerintah, Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI saat ini sedang berkonsultasi dengan polisi lokal dan vendor perangkat keras untuk mencari tahu tentang teknologi yang dapat digunakan menafsirkan tato yang terdapat pada tubuh seseorang untuk mencari tahu apakah ia seorang penjahat atau teroris. Permintaan ini menambah pekerjaan yang telah berlangsung di FBI dan Departemen Keamanan Dalam Negeri dimana sedang ditambahkan pengenalan iris mata dan wajah ke dalam database sidik jari masing-masing.

periksa tato

Dikutip dari Mashable, FBI pada Jum’at yang lalu mengeluarkan permintaan untuk menambahkan informasi pada database yang ada dengan tambahan informasi berupa tato atau simbol gambar beserta kemungkinan artinya, afiliasi geng, kelompok teroris atau organisasi kriminal lainnya. Pengumpulan besar-besaran terhadap penandaan biometrik ini termasuk contoh suara dan tulisan tangan telah membuat marah komunitas imigran yang mengatakan bahwa FBI dan DHS menyalahgunakan teknologi untuk mendeportasi orang yang tak bersalah.

Pada tanggal 11 Juli 2012 lalu, Wall Stree Journal melaporkan bahwa pemerintah telah membatalkan Green Card (ijin tinggal permanen dan menjadi warga negara Amerika Serikat) karena seseorang memiliki tato miri simbol geng. Meskipun tidak memiliki catatan kriminal, orang tersebut kemudian dideportasi kembali ke negara asalnya. Juga minggu ini, sebuah panel di Senat dijadwalkan menanyakan kepada FBI tentang konsekuensi pengenalan wajah terhadap kebebasan sipil.

RFI meminta lembaga penegak hukum, akademisi dan vendor untuk memasok informasi tentang sistem yang memiliki kemampuan menganalisis tato pada tanggal 13 Agustus 2012 ini. Biro ini tertarik dalam mempelajari tentang database seni menggambar pada tubuh dari pengetahuan para ahli gengster dan para cryptanalist serta bagaimana cara mendokumentasikan “kemungkinan dan afiliasi geng” yang diamati oleh para pejabat nasional. Tentu saja ada masalah tentang privasi yang harus dipecahkan. Bagaimana jika mereka berhadapan dengan tato yang berada di bagian tubuh yang sensitif?

Mungkinkah ini bagian dari pemerintah Amerika Serikat yang semakin paranoid sehingga warganya sendiri pun dicurigai? Semoga maksud dan tujuannya bukan seperti itu.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *