Pengembangan Mozilla Thunderbird dihentikan

Mozilla Thunderbird dihentikan

Mozilla Thunderbird dihentikan

Mungkin tidak banyak orang yang cukup akrab dengan apliasi Mozilla Thunderbird, terutama di Indonesia. Aplikasi email client ini merupakan pesaing utama Microsoft Outlook di masa lalu hingga saat ini. Mozilla Thunderbird adalah aplikasi yang mengambil email anda dari server, menggunakan protokol POP3 atau IMAP lalu menyimpannya di komputer anda, baik itu PC ataupun laptop. Prinsipnya sama seperti ketika anda membaca email lewat Blackberry, iPhone, iPad atau Android. Anda tidak membuka antarmuka berbasis web, namun mengambil emailnya saja.

Di masa lalu, saat internet masih mahal dan susah terjangkau, cara ini dianggap cukup menghemat. Ditambah lagi fitur email client berbasis web belum lengkap dan enak digunakan. Bahkan Gmail belum ada waktu itu. Setelah koneksi internet cepat dan terjangkau, masiih juga ada orang yang menggunakan cara ini dengan alasan ia tak perlu sering login ke antarmuka web, terutama mereka yang berkutat dengan email sepanjang waktu kerjanya. Namun apapun alasannya, aplikasi ini cukup melegenda dan dipergunakan luas. Tercatat ada 20 juta orang lebih pengguna aktifnya.

Mitchell Baker, salah satu pimpinan di Mozilla Foundation, tempat dimana Mozilla Thunderbird dibuat dan dibesarkan mengatakan bahwa mereka tidak akan lagi mengembangkan Thunderbird dan juga mensupportnya. Mayoritas staff yang bekerja di proyek ini sebelumnya akan dipindahkan ke proyek lain. 20 juta pengguna aktifnya tidak ditelantarkan begitu saja, melainkan akan mendapatkan Thunderbird Extended Support Release (ESR) yang akan dikelola oleh komunitas Open Source. Mozilla akan berperan sebagai pemimpin dan menyediakan sumber daya secara terbatas.

Dikutip dari blognya, Mitchell Baker mengatakan bahwa para pengguna sudah cukup puas dengan fitur yang dimiliki Thunderbird. Berkembangnya email client berbasis web juga menjadi alasan utama atas dihentikannya proyek ini selain sudah banyaknya akses email dari ponsel pintar. Namun menurut beberapa analis dan kritikus, alasan utama penghentian ini adalah sebagai pengaturan sumber daya untuk mengembangkan proyek Firefox OS. Seperti diketahui, proyek ini bisa menjadi pemasukan yang besar bagi Mozilla jika berhasil. Namun apapun yang diputuskan, kita tidak bisa protes. Itu hak mereka dan keputusan mereka. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *