Mudahnya mendapatkan senjata api di Internet

Mudahnya mendapatkan senjata api di Internet

Mudahnya mendapatkan senjata api di Internet

Apakah anda ingat dengan kasus penembakan di sebuah bioskop di Aurora, Colorado, Amerika Serikat yang dilakukan oleh James Holmes? Ya, sang “Joker” itu menewaskan 12 orang dan membuat beberapa orang luka tembak, termasuk satu keluarga WNI. Sebelum melakukan penembakan sekerumunan penonton, James Holmes bukanlah pelanggar hukum. Ia hanya seorang pria yang hobi mengoleksi senjata api, aksesoris menembak dan pemilik dari ribuan amunisi. Pembunuhan massal itu ternyata direncanakan, namun ia tidak butuh banyak usaha, yang ia butuhkan hanyalah sedikit waktu, uang dan kemampuan menjelajah internet.

Menurut hukum di Amerika, kepemilikan senjata api adalah legal berdasarkan aturan tertentu. Di masing-masing negara bagian berbeda mengenai syarat-syaratnya. Oleh karena itu James Holmes bisa membeli senjata dari Internet karena di Colorado tidak ada hukum untuk registrasi senjata api. Jika anda teroris atau orang gila seperti James Holmes, anda dapat memesan senjata api ke situs-situs yang bertebaran di internet. Ya, memang benar, internet bisa menjadi tempat perdagangan senjata. Salah satu contohnya adalah situs The Armory yang menjual berbagai macam senjata api. Situs ini 100 persen legal, meskipun tidak diawasi oleh pemerintah Amerika Serikat.

Anda dapat mengetikkan kata kunci pencarian yang tepat dan anda akan menemukan situs yang tepat pula. Anda bisa mulai berbelanja dengan mengetikkan kata kunci seperti “buy bulk ammo” (membeli peluru grosir), “100-round magazine” (magasin isi 100) dan lain-lain. Bahkan dengan mengetikkan “body armor”, anda bisa mendapatkan situs yang menjual rompi anti peluru. Hasil pencarian akan menunjukkan situs-situs legal yang siap bertransaksi dengan anda. Memang beberapa situs tidak menggunakan sistem enkripsi ketika anda belanja, jadi kemungkinan privasi anda bisa bocor. Namun langkah berbelanja senjata api ini sangat mudah sekali.

Dengan bermodalkan uang sebesar USD 500, anda sudah mendapatkan pistol semi otomatis yang biasa digunakan prajurit Amerika di perang Irak. Dengan modal yang sama, anda dapat membeli senjata James “Joker” Holmes, yakni Glock 17. Glock 17 ini adalah senjata ringan dengan magasin ratusan peluru atau senapan Remington 870 seharga USD 325. Setelah anda memilih, toko online akan mencatat data kartu kredit anda dan alamat pengiriman. Anda tidak dapat langsung mendapatkan senjata api tersebut, namun harus mengambilnya dari Dealer Senjata Berlisensi dari Pemerintah (FFL). Anda dapat memilih dealer yang terdekat dengan kota anda. Pedagang itu akan mengirim senjata ke dealer. Tentu saja ada komisi untuk dealer.

Dealer berfungsi untuk mengecek data nomer telepon dan latar belakang anda melalui internet. Jika dalam pengecekan latar belakang yang berjalan hanya 30 detik anda tidak punya catatan kejahatan sama sekali, maka senjata api sudah di tangan anda. Apabila membeli dalam jumlah besar, anda tinggal bolak balik saja ke dealer. Menurut Ben Van Houten dari Pusat Hukum untuk Pencegahan Kejahatan Bersenjata yang dikutip oleh Gizmodo, memang mendapatkan senjata api sangat mudah. Menurut hukum federal, tidak ada masa tunggu dalam perdagangan senjata. Dealer harus memberikan senjata api ke pembeli setelah lolos dari pemeriksaan catatan kriminal. Hukum federal juga tidak membatasi jumlah senjata api yang dibeli orang dalam periode tertentu.

Aksi James “Joker” Holmes diperkirakan menghabiskan dana sekitar USD 5.992 atau sekitar 56 juta rupiah. Itupun tidak semuanya dipakai. Dengan semua kebebasan ini, semua orang yang stres dan belum memiliki catatan kejahatan bisa membuat tragedi seperti ini terulang kembali. Pemerintah Amerika Serikat seharusnya mengkaji ulang tentang hal ini. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *