Bentuk-bentuk umum penipuan di Facebook

admin July 20, 2012 0


Semua orang seharusnya menyadari bahwa Facebook adalah alat dan juga sebuah tempat antah berantah. Disini semua orang bisa melakukan apa saja dengan sedikit sekali pengawasan. Dengan ratusan juta pengguna, sangat tidak mungkin tim Facebook yang lebih kecil dapat mengawasi dengan ketat penggunanya yang begitu banyak. Meskipun ada aturan layanan dan aturan penggunaan, tidak menutup kemungkinan bahwa ada orang yang mengabaikannya dan melakukan perbuatan yang tidak pantas di Facebook atau bahkan melakukan tindakan kriminal. Bentuk penipuan yang sering ada dalam Facebook akan kita bahas sebentar lagi. Daftar ini berdasarkan rilis dari Norton Internet Security yang kami terima pada hari ini (19/07).

penipuan di facebook

Penipuan pada Facebook

Like atau berbagi umpan
Cara penipuan ini adalah memancing penggunanya untuk menyukai sebuah tautan tertentu. Tujuan utamanya adalah mengalihkan pengguna Facebook pada sebuah halaman tertentu yang didesain khusus untuk mengumpulkan informasi pribadi pengguna Facebook, terutama nama user, password dan email. Penipuan ini dilakukan oleh peretas dengan menyamarkan sebuah tautan sebagai sumber terpercaya dan meminta pengguna Facebook mengklik “like” atau “suka” pada halaman video, foto atau status.

Like clickjacking
Ini adalah tombol like tersembunyi yang ditambahkan oleh peretas pada sebuah tombol lain, misalnya tombol play di sebuah pemutar video. Jika dilihat sepintas, sepertinya tidak ada yang aneh, namun ketika anda mengklik play, anda sebenarnya juga mengklik tombol “like” yang disembunyikan dalam sebauh frame. Sebuah status pun akan muncul di timeline anda dan akan memicu rasa penasaran teman anda sehingga mengunjungi situs si pelaku. Hal ini tentu saja menyebabkan pengunjungnya meningkat.

Tagging
Seorang pengguna mengunggah iklan berupa gambar atau foto yang ditandai kepada orang secara acak. Pengguna yang memiliki pengaturan untuk menerima pemberitahuan lewat email biasanya yang paling mudah tertipu dengan sara ini. Pengguna ini akan menerima email yang menunjukkan lokasi gambar yang di-tag, namun ketika tautan ini diklik, maka akan dialihkan ke website lain/

Phising
Cara ini dijalankan dengan mengirimkan pesan palsu kepada pengguna Facebook bahwa telah terjadi sesuatu kepada akun mereka, misalnya akan ditangguhkan atau ditutup. Mereka biasanya menggunakan ancaman untuk memaksa orang mengikuti apa yang mereka inginkan, misalnya “akun anda akan ditutup dalam xx hari jika anda tidak melakukan verifikasi”.

Selain itu juga ada peretas yang menyamarkan cara ini pada bagian pertemanan yang ditunda. Bila tautan tersebut diklik, maka pengguna akan dibawa pada halaman login palsu yang bertujuan untuk merekam user ID dan password korbannya. Mereka kemudian menggunakannya untuk mendapatkan akses ke user tersebut dan menggunakannya untuk kepentingan yang lain atau mencuri data pribadinya termasuk data keuangan.

Keempat hal diatas dapat dihindari jika anda lebih selektif dan teliti dalam mengklik apapun yang ada di hadapan anda. Pastikan anda paham terhadap apa yang anda hadapi dan jangan terburu-buru. Tanyakan kepada mereka yang lebih tahu. Banyak bertanya tak ada masalah kok, daripada tersesat.

 

Leave A Response »