Berkenalan dengan Mobil VW kodok

admin September 22, 2012 0


VW Kodok

VW atau Volkswagen memiiki produk yang paling terkenal dan merupakan ikon VW di seluruh dunia, yakni VW Kodok. VW kodok ini terkenal di seluruh dunia, antara lain di Australia, Brazil, Belgia, Irlandia, Meksiko, Selandia Baru, Nigeria, Filipina, Afrika Selatan, Bosnia, Venezuela dan negara kita tercinta, Indonesia. VW ini adalah perusahaan mobil yang muncul pada tahun 1940-an. Selain VW Kodok, jenis lain mobil VW adalah VW Family, VW Combi dan lain-lainnya yang saat itu terkenal dengan kualitasnya yang baik dari segi mesin maupun bentuknya. Mobil VW Kodok dibuat di negara Jerman yang kala itu dikuasai oleh Hitler, memiliki bentuk unik, menyerupai tubuh kodok, sehingga dari situlah timbul nama VW Kodok.

VW Kodok mobil

Transmisi yang digunakan tentu saja masih manual, namun mobil ini masih dapat bertahan hingga saat ini. Masih banyak masyarakat modern yang menjadikan mobil ini menjadi mobil klasik dan menyukai keunikannya, meskipun mobil ini sudah bukan menjadi mobil terbaik di masa sekarang. Dalam sebuah ajang penghargaan mobil internasional, mobil VW Kodok pernah didaulat menjadi mobil paling berpengaruhi di dunia karena hal diatas.

Sejarah terciptanya mobil VW Kodok

Dalam setiap pembuatan suatu barang, utamanya mobil tentu memiliki latar belakang sejarah yang dapat kita petik sehingga kita tahu secara pasti alasannya diciptakan. Ternyata, mobil VW Kodok ini tercipta karena perintah petinggi negara Jerman kala itu yang sangat berkuasa, yakni Fuhrer (pemimpin besar) Adolf Hitler. Pemimpin yang sangat diktator itu memerintahkan seseorang untuk membuat rancangan mobil yang bisa memuat dua orang dewasa dan tiga anak kecil di dalamnya dengan harga yang tidak boleh melebihi harga sepeda motor yang diberi boncengan samping. Karena perintah itulah muncul perusahaan Volkswagen yang juga menjadi nama mobil yang dirancang seorang insinyur Jerman itu.

Mobil rakyat Jerman itu sangat diminati masyarakat karena harganya yang murah. Mobil ini justru kemudian terkenal ke masyarakat luar Jerman sejak tahun 1950-an dengan jumlah produksi yang tidak dibayangkan sangat melebihi rencana pihak perusahaan sebelumnya. Mobil ini memiliki banyak julukan, termasuk salah satunya di Indonesia disebut sebagai Kodok, namun mampu menguasai bisnis mobil pada zaman tersebut. Hal ini menyebabkan muncul nama-nama khas di masing-masing negara yang menggunakannya, bahkan menjadi jauh dari julukan sebelumnya, yakni mobil rakyat Jerman.

Perawatan mesin VW Kodok

Mobil VW Kodok tentu saja membutuhkan perawatan ekstra untuk mesinnya supaya tahan lebih lama. Karena itu banyak klub VW yang sering mengadakan pertemuan anggota untuk saling bertukar informasi mengenai cara merawat VW Kodok dengan benar. Seperti yang diketahui oleh banyak penggemar mobil klasik, umumnya tingkat arogansi mobil seperti ini tinggi sehingga menyulitkan dalam perawatan. Padahal setiap mobil memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda sehingga harus dijaga dengan baik sesuai dengan kondisi mesinnya. Apalagi jika kondisi mesinnya sudah tua. perawatan mobil vw kodok harus teliti.

vw kodong model baru

VW Kodok sebenarnya memiliki kelebihan dibanding dengan mobil klasik lainnya. Yakni bentuk bodinya yang khas menyulitkan untuk dilakukan modifikasi secara berlebihan. Mobil legendaris jika dimodifikasi sedemikian rupa akan tetap tampak sebagai VW Kodok, meskipun sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Keluhan yang paling banyak ditemui oleh pengguna VW Kodok adalah suara mesin yang keras dan berisik sehingg mengganggu konsentrasi saat menyetir. Suara ini memang berasal dari mesin yang sudah tidak bagus dan membutuhkan perawatan lanjut. Satu cara yang dilakukan untuk mengeluarkan bunyi tak beraturan tersebut adalah dengan turun mesin.

Keluhan yang lain adalah lampu charge yang selalu menyala-nyala. Jika terjadi maka yang harus diperiksa adalah dinamo charge yang terhubung dengan tali kipas. Pengguna wajib memeriksa kedua bagian tersebut apakah ada masalah diantara keduanya. Jika tali kipas baik-baik saja, maka masalahnya ada pada dinamo. Namun jika tali kipasnya putus, hindari menyalakan mesin karena akan membuat mesin panas dan menghancurkan mesin.

Keluhan selanjutnya yang umumnya terjadi pada mobil VW adalah lampu penunjuk oli yang selalu menyala-nyala. Dalam hal ini gampang saja, mobil VW mengalami kekurangan oli atau oli tidak bekerja dengan baik sehingga tidak mengalir melalui switch. Jika pemilik mobil mengerti cara menangani mesin VW, maka bisa dilakukan sendiri penyelesaiannya. Namun jika pemilik mobl tidak mengerti sama sekali dengan mesin VW, maka anda bisa membawa mobil tersebut ke bengkel khusus VW yang anda percayai. Anda juga bisa sekalian belajar dan bertanya banyak mengenai kondisi mobil VW beserta bagaimana cara penanganannya, terutama ketika dalam keadaan darurat. (iwan)

 

Leave A Response »