Teknologi membantu orang buta untuk melihat

Teknologi membantu orang buta untuk melihat

Teknologi membantu orang buta untuk melihat

Ada sekitar 285 juta orang di seluruh dunia yang mengalami gangguan penglihatan. Lebih dari 39 juta diantaranya benar-benar buta sedangkan sisanya sekitar 246 juta mengalami penurunan fungsi penglihatan. Sekarang ada harapan untuk orang-orang ini. teknologi dapat menolong untuk mendapatkan kembali penglihatan mereka. Sebuah penelitian awal menunjukkan hasil positif dengan kembalinya penglihatan dua orang pria Inggris (meskipun tidak penuh) setelah sebuah microchip ditanamkan di mata mereka di sebelah retina. Chip berukuran 3 milimeter ini memiliki banyak pixel yang sensitif cahaya yang menggantikan fungsi fotoreseptor asli dari mata penderita kebutaan. Meskipun dikatakan bahwa teknologi ini secara umum berhasil, namun biaya untuk pemasangan chip fotoreseptor ini masih cukup mahal untuk dijangkau oleh orang biasa.

Sesuai dengan laporan yang ditulis di BBC, ketika cahaya memasuki mata dan mencapai chip, maka akan menstimulasi pixel untuk mengirim sinyal elektronik ke saraf optik dan dari sana akan diteruskan ke otak. Sensitivitas dari chip ini dapat berubah-rubah sendiri melalui sebuah pembangkit listrik eksternal yang disambungkan ke chip melalui sebuah piringan di kulit kepala. Pembangkit listrik eksternal ini berfungsi untuk memberikan pasokan daya pada chip sehingga mampu mengatur laju sinyal elektronik yang dikirim ke saraf optik. Sinyal elektronik ini meniru sinyal dari saraf yang asli, sehingga otak akan mengira bahwa orang tersebut memang memiliki mata yang berfungsi normal. Ketika sinyal tersebut diproses oleh otak, maka orang yang mengalami penurunan penglihatan atau bahkan buta akan seperti dapat melihat kembali, meskipun tidak dapat sepenuhnya seperti orang yang normal.

Penelitian ini hanyalah awal dari pengembangan alat bantu penglihatan namun sudah dapat difungsikan untuk mengembalikan penglihatan banyak orang buta, setidaknya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Minimal seorang tuna netra dapat lebih mandiri dan tidak bergantung pada tongkat atau pola tertentu dalam rumah, kantor atau jalan. Pada tahap ini, orang buta yang dipasangi chip pada matanya hanya bisa melihat dengan dua warna yaitu hitam dan putih. Saat ini tentu saja sedang dikembangkan untuk menjadikan chip ini dapat mengirimkan sinyal dengan warna cahaya yang berbeda-beda ke otak. Setidaknya, ini adalah awal keberhasilan yang bagus.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *