Sikap wanita dalam menghadapi persalinan

admin September 12, 2012 0


Wanita mana yang tidak menginginkan anak dari kandungannya? Semua wanita pasti menginginkan hal ini. Namun terkadang masalah persalinan menjadi ketakutan tersendiri bagi mereka, apalagi jika berkaitan dengan cerita mengenai kesulitan persalinan. Segala persiapan pasti segera dilakukan untuk mempermudah proses melahirkan. Persiapan ini mulai hal-hal yang bersifat tradisi yang irasional hingga secara medis. Semua demi proses persalinan yang lancar. Kelahiran anak merupakan anugrah yang tiada tara bagi seorang ibu. Apalagi bagi seorang ibu yang baru pertama kali memiliki anak. Proses persalinan bahkan sering dikaitkan dengan perjuangan dan pertaruhan nyawa. Anda tidak perlu takut, ada beberapa tips yang dapat diperhatikan supaya proses melahirkan bisa berjalan lancar.

Jangan panik, Belanda masih jauh

Persalinan pada anak pertama umumnya menghabiskan waktu selama berjam-jam. Calon ibu sebaiknya tidak panik saat mengalami kontraksi awal. Bersikap tenang dan meminta bantuan suami serta orang-orang di sekitar untuk menghubungi dokter adalah hal yang baik. Umumnya dokter kandungan atau bidan akan memandu ibu hamil untuk mengenali ciri-ciri vital persalinan. Sikap yang tenang akan membantu proses persalinan. Keteganngan anda akan membuat orang sekitar akan panik. Selain itu kontraksi rahim bisa tak terkontrol. Oleh karena itu anda perlu santai dan menarik nafas panjang dari hidung dan dikeluarkan lewat mulut.

Tetap aktif saat mengalami kontraksi

Kontraksi yang terjadi menjelang persalinan memang semakin menjadi dan membuat calon ibu menyerah dan hanya berbaring saja. Padahal ini tidak disarankan. Sebaiknya seorang calon ibu berjalan-jalan pada saat tidak terjadi kontraksi dan beristirahat saat terjadi kontraksi. Posisi badan diusahakan tegap sehingga mempercepat bukaan dan membuat bayi turun dengan lancar. Calon ibu yang hanya diam terbaring merasakan sakitnya kontraksi akan berdampak pada proses kelahiran bayinya nanti sedikit lebih susah. Anda bisa berjalan-jalan seputar kamar anda di rumah sakit dan ditemani suami atau orang terdekat, sehingga jika terjadi apa-apa bisa segera mendapatkan bantuan.

Menambahkan cairan dan energi

Persalinan akan membuat cairan tubuh anda terbuang dalam jumlah yang besar sehingga mampu menguras energi. Oleh karena itu calon ibu harus tetap makan dan minum sambil menunggu pembukaan jalan lahir yang biasanya tidak berlangsung cepat, bisa berjam-jam, bahkan seharian atau lebih. Tidak nafsu makan karena perhatian sepenuhnya tertuju pada proses melahirkan tentu saja bukan pilihan yang baik. Asupan makanan diperlukan sesaat sebelum melahirkan supaya mendapat tambahan energi yang digunakan untuk mengeluarkan bayi anda. Namun jangan makan terlalu banyak. Selain itu makanan yang mengandung gula ringan seperti kurma dan madu juga bagus dikonsumsi untuk membantu proses melahirkan.

Hipnoterapi membantu ketenangan

Di beberapa rumah sakit modern saat ini sudah menyediakan jasa hipnoterapis sebagai pendamping dokter. Hipnoterapi dapat membantu anda untuk mempelajari cara menenangkan diri, teknik pernafasan yang baik dan teknik visualisasi atau membayangkan yang indah. Hipnoterapi dipercaya dapat membuat calon ibu lebih tenang pada saat menghadapi persalinan.

Demikian adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menghadapi persalinan. Semoga berguna bagi anda. (iwan)

 

Leave A Response »