Pengertian Mabuk dan Jenis Minuman Beralkohol

admin July 3, 2012 0


Pengertian Mabuk-mabukan

Pengertian mabuk adalah perasaan pening atau kehilangan kesadaran karena terlalu banyak minum minuman keras, makan gadung, makan kecubung, mengkonsumsi daun ganja, dan sebagainya. Definisi mabuk disini tidak sama dengan mabuk yang disebabkan karena perasaan mual ketika melakukan perjalanan darat, laut maupun udara.

Mabuk-mabukan adalah perilaku sadar seseorang atau sekelompok orang untuk meminum minuman beralkohol atau mengkonsumsi barang-barang yang memabukkan untuk mengurangi beban dan tekanan hidupnya dan atau sekedar untuk mencari kesenangan semata.

Pada zaman permulaan dikenalnya agama Islam, salah satu minuman yang diharamkan untuk diminum adalah khamar. Khamar yaitu sejenis minuman beralkohol yang dibuat dari perasan anggur yang diendapkan beberapa waktu dalam suatu wadah khusus sehingga mengalami fermentasi dan perubahan rasa.

Pengertian Mabuk

Minuman memabukkan saat ini dilarang peredarannya secara umum oleh negara dan hanya dijual pada tempat-tempat tertentu dengan perijinan ketat. Penjualan minuman beralkohol rawan diikuti oleh penjualan narkotik dan obat terlarang. Oleh karena itu, minuman beralkohol diharamkan oleh agama karena bisa merusak kesehatan dan melahirkan penyakit sosial di masyarakat.

Jenis-jenis Minuman Memabukkan

Pada zaman sekarang, jenis minuman beralkohol sangat beragam, antara lain:

1. Anggur

Dalam bahasa Inggris, anggur dikenal dengan nama wine. Anggur adalah minuman beralkohol yang dibuat dari sari anggur jenis Vitis vinifera yang biasanya hanya tumbuh di area 30 hingga 50 derajat lintang utara dan lintang selatan. Minuman beralkohol yang dibuat dari sari buah lain yang kadar alkoholnya berkisar di antara 8% hingga 15% biasanya disebut sebagai wine buah (fruit wine).

Minuman anggur dibuat melalui fermentasi gula yang terkandung di dalam buah anggur. Ada beberapa jenis minuman anggur yang kita kenal saat ini, antara lain: red wine, white wine, rose wine, sparkling wine, sweet wine, dan fortified wine. Semua minuman tersebut bersifat memabukkan.

Masyarakat tradisional Indonesia menambahkan anggur dalam ramuan jamu karena diyakini bisa meningkatkan stamina tubuh. Anggur yang dipakai dalam minuman jamu tidak sama dengan anggur wine karena kadar alkoholnya rendah.

2. Vodka

Vodka merupakan jenis minuman yang mengandung alkohol berkadar tinggi, bening, tidak berwarna, yang biasanya disuling dari gandum yang difermentasi. Kecuali untuk sejumlah kecil zat perasa, vodka mengandung air dan alkohol (etanol). Vodka biasanya memiliki kandungan alkohol sebesar 35-60% dari isinya. Vodka merupakan bahan dasar dari sejumlah minuman populer, diantaranya Bloody Marry, Bullshot, dan Vodka Martini (Vodkatini).

jenis jenis minuman beralkohol

Asal usul minuman vodka diyakini berasal dari Rusia. Hal ini ditandai dengan berdirinya Museum Vodka di kota St. Petersburg, Rusia. Museum tersebut memajang berbagai benda yang berhubungan sejarah pembuatan vodka. Vodka juga sempat menjadi minuman mewah di Rusia sehingga diberlakukan pajak vodka sesuai kadar alkoholnya.

3. Bir

Secara harfiah, bir berarti segala minuman beralkohol yang diproduksi melalui proses fermentasi bahan berpati dan tidak melalui proses penyulingan setelah fermentasi. Bir merupakan salah satu minuman tertua yang dibuat oleh manusia. Bir sudah ada sejak tahun 5000 SM dan tercatat di sejarah tertulis Mesir Kuno dan Mesopotamia. Secara umum, bir merupakan minuman beralkohol. Tapi terdapat beberapa jenis minuman bir yang membuang hampir seluruh kadar alkoholnya sehingga disebut bir tanpa alkohol.

Salah satu merk bir yang terkenal di Indonesia adalah bir bintang. Bir ini merupakan salah satu produk turunan perusahaan bir dunia Heineken. Para penggemar minuman bir sering mencampurkan minuman ini dengan bahan penambah energi lain sehingga menimbulkan efek kerusakan pada organ ginjal mereka.

4. Sampanye

Sampanye adalah minuman anggur putih bergelembung yang dihasilkan di kawasan Champagne di Perancis. Sampanye biasanya hanya diminum pada acara-acara khusus seperti perayaan tahun baru. Sampanye sering digunakan pada perayaan kemenangan kejuaraan olahraga seperti Formula 1.

Minuman sampanye menjadi simbol perayaan atau kemenangan seseorang dalam sebuah kejuaraan. Selain sampanye, sebuah pesta perayaan biasanya juga menghadirkan jenis minuman memabukkan lainnya, seperti bir, vodka, anggur, dan brendi.

5. Brendi

Brendi berasal dari bahasa Belanda, yaitu brandewijn. Brendi adalah istilah umum yang dipakai untuk minuman anggur hasil distilasi dan biasanya memiliki kadar etil alkohol antara 40-60%. Kadar alkohol brendi yang sangat tinggi ini sangat mempengaruhi tingkat kesuburan seorang pria untuk memperoleh keturunan.

Akibat kadar alkohol tinggi di dalam tubuh, maka sel sperma akan bergerak lebih lambat dan atau bentuknya tidak normal. Bayi yang dilahirkan dari sperma tidak normal beresiko terlahir dalam kondisi cacat. Oleh karena itu, akibat buruk minuman alkohol ini harus diperhatikan setiap pasangan muda yang ingin memiliki anak.

Bahan baku brendi bukan hanya anggur, melainkan juga pomace atau fermentasi sari buah. Pomace adalah ampas buah anggur sisa pembuatan minuman anggur. Bila bahan baku tidak tertulis pada label, maka artinya brendi tersebut dibuat dari buah anggur asli.

6. Wiski

Minuman ini dalam bahasa Inggris disebut whisky. Menurut Wikipedia, wiski merujuk secara luas kepada kategori minuman beralkohol yang dibuat dari fermentasi serealia yang mengalami proses mashing (dihaluskan, dicampur air, dan dipanaskan) dan hasilnya melalui proses distilasi sebelum dimatangkan dengan cara disimpan di dalam tong kecil dari kayu.

Jenis wiski yang dihasilkan tergantung dari jenis serealia yang dipakai sebagai bahan baku, yaitu jelai, malt (jelai yang dikecambahkan), gandum hitam (rye), rye yang dikecambahkan, gandum, dan jagung.

7. Tuak

Tuak adalah jenis minuman memabukkan yang merupakan hasil fermentasi dari bahan minuman atau buah yang mengandung gula. Tuak sering juga disebut arak, produk yang mengandung alkohol. Tuak banyak dihasilkan oleh masyarakat tradisional Indonesia dan tersebar hampir di seluruh wilayah kepulauan Nusantara.

Bahan baku yang biasa dipakai dalam pembuatan tuak adalah beras atau cairan yang diambil dari tanaman seperti nira kelapa atau aren, legen dari pohon siwalan atau tal, atau sumber lain. Kota Tuban di Jawa Timur dikenal sebagai penghasil minuman arak dengan kadar alkohol tinggi. Arak yang dibuat di Pulau Bali dikenal juga dengan nama brem Bali dan memiliki kadar alkohol yang cukup tinggi.

Tuak adalah minuman memabukkan yang sering dihidangkan pada acara hajatan di masyarakat. Sambil menonton pertunjukan tayub atau gamelan, para tamu dihidangkan minuman beralkohol yang berupa tuak. Kebiasaan ini berlaku di desa-desa pedalaman dimana akses hiburan sangat terbatas sehingga pesta minuman keras adalah cara menjamu tamu yang mereka pilih.

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Wiski

http://id.wikipedia.org/wiki/Brendi

http://id.wikipedia.org/wiki/Vodka

 

Leave A Response »