Mengenal Vitamin C – Sumber-sumbernya dan pengaruhnya jika kekurangan

Sumber Vitamin C

Sumber Vitamin C

Kita sangat familar dengan yang namanya vitamin C. Sedari kecil banyak orang yang secara tidak sengaja selalu menyebut vitamin C karena konsumsi salah satu buah yang mengandung vitamin jenis ini, yakni Jeruk. Ya, vitamin C populer karena jeruk adalah buah yang mudah didapat dan murah harganya serta pengetahuan turun temurun bahwa jeruk mengandung vitamin C yang tinggi. Selain itu vitamin C juga menjadi obyek iklan oleh para produsen suplemen dan minuman kesehatan. Vitamin C sendiri sangat terkenal karena sifat antioksidannya, membantu menjaga daya tahan tubuh manusia.

Vitamin sendiri sebenarnya bisa menjadi racun bagi tubuh manusia jika jumlahnya berlebih. Kebutuhan vitamin C termasuk cukup banyak dibanding vitamin lainnya, untuk orang dewasa saja mencapai 60-90 mg per hari namun bisa lebih tergantung keadaan daya tahan tubuh orang tersebut. Batas konsumsi vitamin C adalah 1000 mg. Untung sekali vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, sehingga kelebihan vitamin ini akan dibuang melalui urine. Itulah kenapa vitamin C harus dikonsumsi tiap hari karena tidak disimpan oleh tubuh. Konsumsi vitamin C yang baik adalah melalui buah-buahan, sedangkan suplemen vitamin C pabrikan digunakan untuk tambahan saja. Kelebihan vitamin C dalam bentuk suplemen dalam waktu dekat dapat menimbulkan diare dan dalam jangka panjang bisa mengakibatkan batu ginjal. Sedangkan kelebihan vitamin C yang didapat dari buah-buahan tidak menimbulkan efek apa-apa bagi tubuh manusia.

Sumber Vitamin C

Buah-buahan yang terbanyak mengandung vitamin C adalah buah jambu biji, disaat semua orang mengira bahwa jeruk adalah yang lebih banyak. Mitos yang salah tentang vitamin C adalah bahwa semakin asam buah, mengandung vitamin C lebih banyak. Ternyata tidak seperti itu, vitamin C yang terkandung dalam buah jeruk hanya 53 mg per 100 gram jeruk. Angka ini membuat jeruk hanya menempati urutan kelima setelah jambu biji, kiwi, kelengkeng dan pepaya. Nanas lebih asam daripada melon, tetapi memiliki kandungan vitamin C yang lebih sedikit. Ini membuktikan bahwa rasa asam tidak berbanding lurus dengan kandungan vitamin C.

sumber vitamin c terbanyak jambu biji

Kekurangan vitamin C atau avitaminosis C paling mudah diketahui efeknya dalam tempo yang singkat, yakni gusi berdarah, sariawan, panas dalam, nyeri otot, gangguan syaraf dan kulit menjadi kurang halus. Kekurangan vitamin C lanjutan dapat mengakibatkan anemia dan sering mengalami infeksi. Secara umum kekurangan vitamin C dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan terbuka untuk diserang oleh penyakit. Konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C wajib hukumnya supaya tubuh tetap sehat. Pilih saja buah yang sesuai dengan anggaran belanja anda karena sehat bersama buah tidak harus mahal. (Iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *