Mengenal sejarah dan cara kerja sabun

admin August 11, 2012 0


Sabun adalah benda yang menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Sabun merupakan pembersih yang efektif untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membersihkan pakaian, perabot rumah tangga, badan, wajah dan hal-hal lainnya. Sabun untuk muka, berbeda untuk badan, sabun untuk cuci peralatan makan berbeda untuk cuci pakaian. Sabun pada dasarnya telah menjadi bagian dari gaya hidup sejak lama sekali. Diperkirakan sabun pertama kali muncul pada zaman Babilonia kuno, sekitar 2.800 tahun sebelum masehi. Kala itu masyarakat setempat membuat persembahan dengan merebus lemak bersama abu. Benda itu lalu dimasukkan ke dalam tabung. Belakangan mereka baru mengetahui bahwa benda tersebut dapat membersihkan kotoran pada rambut setelah dicampur dengan air.

sejarah sabun

Sabun mulai digunakan sebagai pelengkap mandi sejak jaman mesir kuno, sekitar 1.500 tahun sebelum masehi. Menurut catatan dokumen kuno yang tertulis pada papirus eber, masyarakat kala itu mengkombinasikan minyak hewan dan tumbuhan bersama dengan garam alkali sebagai pelengkap mandi. Diduga kuat, benda tersebut memiliki ciri seperti sabun, karena menerangkan bahwa fungsinya membersihkan kotoran dan sekaligus obat penyakit kulit. Keberadaan sabun terus berkembang hingga sekarang. Variannya begitu banyak ditemukan, baik oleh individu maupun sebuah perusahaan. Fungsinya juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan. Derajat keasamannya pun diperhatikan supaya menghasilkan pembersihan yang maksimal.

Bagaimana cara kerja sabun?

Air dan sabun adalah campuran inti untuk menyingkirkan kotoran. Sebagian besar kotoran yang melekat pada pakaian atau kulit melekat sebagai minyak yang tipis. Lapisan minyak ini akan terangkat saat dicuci. Penggabungan sabun dan air membuat larutan dispersi koloid. Molekul pada sabun kemudian bertindak mengelilingi butiran minyak dan terbentuk emulsi. Molekul sabun menggunakan ekor lipofilik yang melarutkan minyak tersebut. Dibantu oleh ujung hidrofilik, butir minyak dialihkan ke air dan membuat kotoran stabil di air. Maka kotoran terangkat dan berpindah ke air. Ketika dibilas, maka kotoran akan hilang sama sekali dari permukaan pakaian atau kulit.

sejarah sabun

Kenapa sabun berbusa saat dipakai?

Pada awalnya sabun tidak menimbulkan busa saat dipakai untuk mandi. Produk dengan busa yang ada di pasaran ini ada karena ketidaksengajaan. Ada kesalahan pada seorang pekerja pabrik pada tahun 1879 yang meninggalkan mesin produksi sehingga produknya terkontaminasi udara. Sabun ini pada awalnya dianggap cacat meskipun tetap dilempar ke pasaran. Saat digunakan muncul banyak busa atau gelembung. Hal ini dianggap baru oleh konsumen dan malah disukai. Karena jumlah produk yang dianggap cacat ini terbatas, maka konsumen pun banyak menanyakan tentang sabun bergelembung tersebut. Dari situ akhirnya perusahaan menilai bahwa produk tersebut bukanlah produk cacat dan diproduksi secara massal. (iwan)

 

Leave A Response »