Mengenal penyakit Reumatik – mulai dari Gejala, penyebab sampai bahayanya

Reumatik rematik

Penyakit Reumatik

Apakah anda pernah mendengar penyakit reumatik? atau kadang disebut reamik. Pastilah anda mendengar bahwa penyakit ini adalah penyakit orang tua, bukan? Informasi yang anda miliki kurang tepat, seperti halnya bahwa reumatik hanya menyerang persendian dan anggota gerak. Menurut WHO, penyakit reumatik setidaknya terdiri dari 150 jenis dengan gejala yang bervariasi.

Reumatik rematik

Lalu, apa reumatik itu?

Reumatik adalah penyakit yang menyerang manusia pada bagian musculoskeletal, yakni bagian yang terdiri dari otot, tulang, sendi dan jaringan ikat atau ligamen. Reumatik pada umumnya menyebabkan rasa nyeri dan kekakuan pada sendi karena terjadi pengapuran, peradangan dan pembengkakan yang terjadi karena rongga sendi dipenuhi oleh cairan. Namun reumatik ternyata juga menyerang organ tubuh lainnya yang memiliki otot, seperti jantung, ginjal, lambung, bahkan bisa mata.

Gejala reumatik itu apa?

Gejala yang ditampakkan oleh penyakit reumatik antara lain adalah sebagai berikut:

  • Rasa nyeri atau ngilu pada sistem otot, kekakuan pada anggota gerak seperti jari, pergelangan dan sendi gerak.
  • Peradangan dan pembengkakan pada sendi.
  • Kesulitan dalam menggerakkan tubuh.
  • Gangguan kinerja otot pada organ tertentu seperti misalnya pada jantung terlihat seperti penyakit jantung, misalnya sesak nafas, gangguan ritme jantung dan lain sebagainya.

Penyebab reumatik itu apa?

Secara pasti dan spesifik belum diketahui apa yang menyebabkan terjadinya penyakit reumatik. Namun beberapa jenis reumatik yang umum terjadi di Indonesia sudah dideteksi penyebabnya antara lain sebagai berikut:

  • Peradangan pada sendi (AR = arthritis rheumatoid) disebabkan oleh penggunaan sendi yang berlebihan, infeksi kuman maupun kegemukan.
  • Permasalahan pada tulang rawan di persendian (OR = osteoarthritis) disebabkan oleh adanya pengapuran pada sendi.
  • Gout Arthritis adalah peradangan pada sendi karena produksi asam urat yang berlebihan.
  • Arthritis autoimun disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang memproduksi antibody berlebih dan justru menyerang sistem muscoskeletal, disebabkan oleh faktor genetis atau infeksi virus.
  • Reumatik otot atau myalgia rheumatiod disebkan oleh penggunaan otot yang berlebihan, infeksi kuman atau masalah pada genetis.

Bahaya reumatik itu apa?

Jika tidak terlalu parah, reumatik tidak berbahaya. Akibat yang ditimbulkan oleh penyakit reumatik adalah rasa tidak nyaman karena nyeri dan kesulitan dalam bergerak. Namun jika dibiarkan dalam waktu yang lama dapat mengganggu aktivitas normal keseharian sehingga kualitas hidup akan menurun. Reumatik yang menyerang pada organ vital seperti jantung, lambung, ginjal dan lain sebagainya perlu segera diatasi karena dapat menyebabkan komplikasi dan berujung pada kematian. Bahaya lain yang secara tidak langsung adalah kesalahan persepsi pada penyakit reumatik sehingga memungkinkan pemakaian obat-obatan yang salah. Konsumsi obat yang salah dapat menyebabkan gangguan pada sistem ginjal.

Apa yang dapat dilakukan untuk mengobati reumatik?

Reumatik dapat diobati, namun membutuhkan waktu yang cukup panjang. Jika sudah terjangkit penyakit reumatik, maka akan diberikan obat yang berfungsi untuk menekan rasa sakit (analgesik) dan meredakan peradangan serta mencegah infeksi (anti-inflamasi). Obat-obatan lain juga akan diberikan untuk mengatasi reumatik secara spesifik, yakni misalnya obat asam urat untuk penderita reumatik karena asan urat. Pada umumnya pengobatan reumatik juga menggunakan pola makan sebagai syarat untuk kesembuhannya.

Demikian penjelasan singkat kami mengenai reumatik. Semoga dapat menjadi tambahan pengetahuan untuk anda. (Iwan)

 referensi : http://abuhamzah.multiply.com/journal/item/2?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *