Mengenal kanker hidung – Gejala dan Penyebab kanker nasofaring

admin September 22, 2012 3


Pengertian kanker Hidung atau Nasofaring

Kanker hidung adalah nama penyakit yang tidak begitu terkenal di masyarakat. Nama lain kanker hidung adalah nasofaring. Nasofaring adalah bagian dari faring atau tekak, yakni saluran yang berada diantara rongga hidung, rongga mulut dan tenggorokan. Keberadaan faring adalah antara tiga saluran tersebut. Faring sendiri tersusun atas nasofaring, yakni saluran yang berhubungan dengan hidung, orofaring yang berhubungan dengan mulut dan laringofaring yang berhubungan dengan tenggorokan atau laring. Kanker hidung adalah kanker yang berada di daerah nasofaring ini, yakni bagian dari faring yang mengarah ke hidung. Kanker nasofaring sering disingkat sebagai KNF memang memiliki perbedaan dengan kanker lainnya yang tampak oleh mata seperti kanker rahim atau kanker payudara. Kanker ini sulit dilihat dan sulit dirasakan, oleh karena itu kanker hidung sulit terdeteksi oleh dokter sejak stadium awal.

kanker hidung nasofaring

Gejala kanker hidung atau kanker nasofaring

Gejala awal kanker hidung sering tidak disadari, baik oleh pasien maupun oleh dokter karena deteksinya cukup sulit. Namun demikian, penyakit ini bisa diprediksi dari gejala-gejala umum sebagai berikut:

  1. Gejala pada hidung
  • Muncul sumbatan pada hidung akibat pertumbuhan tumor dalam rongga nasofaring. Sumbatan ini biasanya dibarengi dengan gangguan penciuman dan adanya ingus yang kental.
  • Sering terjadi mimisan atau pendarahan di hidung. Mimisan bisa terjadi berulangkali meskipun jumlah darahnya sedikit.
  • Menderita pilek cukup lama, lebih dari satu bulan, dimana usia penderita diatas 40 tahun dan tidak memiliki kelainan hidung.
  1. Gejala pada telinga

terjadi penurunan atau gangguan pada sistem pendengaran seperti kurang jelas atau sukar mendengar. Telinga terasa seperti berisi cairan dan seringkali muncul dengung pada salah satu sisi telinga.

  1. Gejala pada kelenjar leher

Pembesaran kelenjar leher biasanya terjadi pada penderita kanker hidung, baik di salah satu sisi maupun keduanya. Pembesaran ini adalah tanda bahwa kanker sudah menyebar. Oleh karena itu jika diraba maka akan terasa keras.

  1. Gejala tahap lanjut

Pada kanker hidung tahap lanjut, maka akan mengakibatkan gangguan pada penglihatan. Hal ini disebabkan adanya kelumpuhan pada otot kelopak mata sehingga tidak bisa membuka secara normal. Terkadang pandangan bisa menjadi bias atau ganda disertai rasa nyeri yang hebat di kepala. Bila telah menyebar ke daerah mulut maka penderita akan mengalami kesulitan menelan dan bersuara. Tentu saja ini akan membuat kondisi fisik penderita menurun secara cepat.

Efek yang paling berat adalah ketika sel kanker telah menyebar melalui pembuluh darah dan aliran limfa, maka sel dapat mengenai organ vital seperti tulang, paru dan hati. Organ yang disebutkan ini tentu akan mengalami kerusakan, sehingga timbul nyeri pada tulang, sesak nafas, gangguan pada pencernaan, dan lain sebagainya. Jika ini sudah terjadi, maka penderita sudah sulit disembuhkan.

Penyebab terjadinya kanker hidung

Penyebab kanker hidung adalah infeksi virus Epstein Barr. Virus ini berada secara permanen di orofaring, nasofaring , kelenjar parotis hingga kelenjar ludah. Virus ini akan aktif jika seseorang mengonsumsi ikan asin dalam waktu lama dan konsisten. Selain itu, makanan yang diawetkan seperti asinan adalah aktivator lain dari virus ini. Selain itu, ventilasi yang kurang baik, membakar dupa dan obat nyamuk bakar juga berpotensi menjadi aktivator virus penyebab kanker hidung. (iwan)

 

3 Comments »

  1. admin February 9, 2014 at 7:50 am -

    silahkan berkunjung ke rumah sakit terdekat.. untuk penjelasan lebih lanjut

  2. hatin January 28, 2014 at 2:20 pm -

    Dok saya bru satu hari mengalami sakit pada hidungg keluar cairan putih encer,mata kiri keluar air mata trus kalo hidung sakit atau klo saaya makn sesuatu dan kpala saya ikut sakit.
    Saya terkena sakit apa ya dok??? Terimakasih

  3. uci September 10, 2013 at 12:07 am -

    dok saya sudah seminggu mengeluarkan darah yg jumlahnya cukup banyak dari hidung dan mulut saya . namun sampe detik ini saya tidak merasakan sakit sama sekali , tidak pusing atau mual , bahkan saya merasa sehat , setiap darah saya keluar itu tidak bisa berhenti sendiri kecuali dapat suntian cairan dari dokter baru pendarahan saya berhenti , saya terkena penyakit apa ya dok ? terimakasih

Leave A Response »