Mengenal ginjal dan penyakitnya

ginjal manusia

Ginjal

Penyakit ginjal adalah penyakit yang memang harus dikenali dan diwaspadai sejak dini oleh setiap orang. Ginjal yang merupakan salah satu bagian dari sistem ekskresi sangat penting bagi keberlangsungan kesehatan manusia. Organ ini bentuknya mirip kacang dengan lekukan menghadap ke dalam berjumlah dua buah. Ginjal terletak di rongga perut, bagian pinggang sebelah belakang dan berjumlah dua biji. Ginjal berfungsi untuk menyaring kotoran dari dalam darah, terutama urea. Kotoran yang tersaring kemudian dibuang bersama air dalam bentuk urine. Penyakit ginjal dapat dialami oleh semua orang, tidak pandang usia dan status. Jika seorang terjadi penyakit pada ginjalnya, maka fungsi organ tersebut akan terganggu. Akibat dari hal ini adalah tubuh manusia tidak dapat dapat berusaha menolak dan menyaring air, garam dan bahan lainnya. Hal ini menjadikan jumlah air dalam tubuh dan tisu atau jaringan sel membengkak. ginjal manusia

Fungsi organ ginjal

Sebelum masuk ke detail penyakit ginjal, lebih dahulu kita harus mengetahui apa fungsi organ ginjal sebenarnya. Ginjal berjumlah sepasang di dalam tubuh yang masing-masing bekerja secara independen. Jika satu ginjal mengalami gangguan, belum tentu ginjal yang lain akan rusak. Namun lebih optimal jika keduanya dalam kondisi yang bagus. Ginjal sebagai organ sistem ekskresi berfungsi antara lain sebagai berikut:

  • Mengeluarkan zat yang merugikan tubuh seperti urea, amoniak, bakteri serta sisa obat-obatan yang kita minum.
  • Mengeluarkan kelebihan gula dalam darah.
  • Membantu menjaga ketersediaan air dalam tubuh. Air membantu mempertahankan tekanan osmotik ekstraseluler.
  • Mempertahankan pH plasma darah.

Jika fungsi ginjal terganggu atau tidak sempurna, maka fungsi organ lain dalam tubuh juga akan mengalami gangguan.

Bagian-bagian dari ginjal

Seperti organ tubuh yang lain pada fungsi tertentu, ginjal juga memiliki bagian tertentu yang mendukung fungsi dan kinerjanya. Bagian dari organ ginjal yakni:

  • Korteks, dimana dalam bagian ini meliputi korpus renalis/Malpighi (glomerulus dan kapsul Bowman) serta beberapa bagian lainnya.
  • Medula yang di dalamnya terdiri dari tubulus rektus, lengkung Henle dan ductus colligent.
  • Bagian korteks diantara piramid ginjal yang dinamakan columna renalis.
  • Processus renalis yakni bagian piramid atau medula yang menonjol ke arah korteks.
  • Hilus renalis yang merupakan bagian dimanan pembuluh darah, serabut saraf dan duktus memasuki dan meninggalkan ginjal.
  • Papila renalis, bagian yang menjadi penghubung antara ductus colligent dan calix minor.
  • Bagian percabangan dari pelvis renalis atau calix major.
  • Piala ginjal atau pelvis renalis.
  • Saluran pembawa urine ke vesica urinaria.

Bagian-bagian ginjal tersebut masing-masing memiliki tugas tersendiri yang sama pentingnya. Sistem penyaringan darah umumnya berada di korteks, dimana korpus renalis berasal. Zat-zat yang disaring termasuk air kemudian masuk ke ductus colligent dan dialirkan oleh vesica urinaria ke kandung kemih untuk kemudian dikeluarkan jika kandung kemih sudah penuh.

Seperti yang kita ketahui, ginjal adalah organ penting dalam tubuh manusia yang berguna untuk menjaga keseimbangan air dan zat-zat dalam tubuh manusia. Kerusakan pada organ ini akan berefek pada organ yang lain pula.

Tanda-tanda seseorang terkena penyakit ginjal

Penyakit ginjal ada lebih dari satu, namun masing-masing hanya dapat dideteksi oleh dokter karena gejala yang ditimbulkan adalah sama. Tanda-tanda tersebut adalah:

  • Kesulitan buang air kecil
  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari
  • Terkadang urine bercampur darah sehingga berwarna merah, bukan kekuningan normal
  • Sekeliling mata, tangan dan kaki terjadi pembengkakan terutama pada anak-anak
  • Timbul rasa sakit pada bagian belakang sedikit dibawah tulang rusuk.
  • Tekanan darah tinggi diatas norma

Jika ditemukan gejala seperti ini, ada baiknya anda segera pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisi anda.

Berbagai jenis kelainan dan penyakit ginjal

Penyakit ginjal dapat dikategorikan sesuai gejala yang ditimbulkan. Berikut ini adalah beberapa jenis kelainan dari penyakit ginjal yang dapat dikategorikan sebagai berikut:

  1. Batu ginjal

Penyakit ini tejadi akibat dari pengendapan kalsium pada rongga ginjal, saluran ginjal atau kandung kemih. Batu ginjal disebabkan oleh terlalu banyak konsumsi garam mineral namun minim konsumsi air. Batu ginjal dapat menyebabkan hidronefrosis atau membesarnya salah satu ginjal karena urine tidak dapat mengalir keluar.

  1. Nefritis

Nefritis adalah kerusakan pada bagian glomerulus ginjal karena alergi racun kuman. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri strepticoccus.

  1. Glukosuria

Penyakit ini ditandai dengan adanya glukosa dalam urine. Penyakit ini sering disebut dengan kencing manis atau diabetes mellitus. Meningkatnya kadar glukosa dalam darah karena kekurangan hormon insulin

  1. Albuminuria

Penyakit ini disebabkan oleh adanya molekul albumin dan protein lain dalam urine yang menyebabkan adanya kerusakan pada alat filtrasi pada ginjal.

  1. Hematuria

Penyakit ini ditandai adanya sel darah merah dalam urine. Penyakit ini disebabkan adanya peradangan pada urinaria atau iritasi akibat gesekan batu ginjal.

Tindakan untuk mencegah terjadinya penyakit ginjal

Walaupun kondisi sehat, namun pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara rutin. Jika dinyatakan bahwa ginjal kita kurang baik, apakah itu ringan atau sedang, ada baiknya kita harus berhati-hati mengkonsumsi obat. Obat yang dimaksud adalah obat untuk rematik dan antibiotik tertentu. Selain itu pencegahan dapat dilakukan dengan mengkonsumsi buah-buahan seperti apel. Apel mengandung vitamin B, C dan kalsium. Kalsium dapat membantu ginjal sebagai alat penyaring. Berikut adalah beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ginjal menyerang anda:

  • Melakukan pemeriksaan darah dan urine secara rutin.
  • Tidak mengkonsumsi minuman dengan kadar alkohol di dalamnya.
  • Mengurangi makanan yang mengandung lemak.
  • Menjaga tubuh dengan sering minum air putih.
  • Mengkonsumsi bawang putih dengan dosis wajar.
  • Olahraga secara teratur.

Selain itu kita harus memakan makanan yang sehat dan tidak mencemari darah. Makanan sehat yang mengandung gizi yang dibutuhkan tubuh tidak akan meninggalkan residu yang berlebihan. Residu yang kecil akan memperingan kerja ginjal. Oleh karena itu selain memperhatikan hal diatas, anda juga harus memperhatikan makanan anda. (iwan)

 

Facebook Comments

2 comments

  1. mia

    Wahh- trima kasih ya buat artikelnya – jadi bisa untuk jaga – jaga

  2. Nabila NA

    wah~ terima kasih buat artikelnya.. berguna banget buat tugas sekolah^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *