Membudayakan sarapan pagi untuk keluarga Indonesia yang sehat

Membudayakan sarapan pagi

Banyak keluarga yang meninggalkan budaya sarapan pagi karena kesibukan yang tinggi diantara kedua orang tua yang bekerja. Padahal sarapan pagi sangat penting bagi kesehatan dan kelancaran dalam menjalani aktifitas. Sarapan pagi adalah hal esensial yang harus dipenuhi terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Dengan sarapan, anak-anak akan terhindar dari jajanan yang tidak sehat karena sudah merasa kenyang. Namun sayangnya orang tua sekarang lebih memilih memberi uang saku sebagai pengganti sarapan daripada membuatkan sarapan bagi anaknya. Padahal anak-anak tidak tahu seperti apa menu yang sehat untu sarapan itu. Kekurangan gizi pada anak akan mempengaruhi prestasinya di sekolah. Tidak sarapan juga akan membuat berkurangnya kemampuan memori pada anak-anak sehingga tidak bisa menerima pelajaran dengan baik.

Membudayakan sarapan pagi

Sepertiga kebutuhan energi berasal dari sarapan. Jika tidak dipenuhi, maka anak akan kekurangan energi untuk beraktivitas yang menyebabkan malas dan mengantuk. Demkian kata Ir. Suyatno, Mkes, salah satu pengajar gizi fakultas kesehatan masyarakat Universitas Diponegoro Semarang. Padahal berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada 2008, hanya 1 persen anak-anak yang tidak jajan. Ini sangat disayangkan, terlebih lagi bahwa 44 persen jajanan yang beredar diluar sangat tidak sehat karena mengandung bahan yang berbahaya atau kandungan gizinya tidak seimbang. Budaya sarapan harus dikembalikan lagi karena penting bagi perkembangan aktivitas anak Indonesia dengan usia 6-18 tahun yang berjumlah 59 juta jiwa. Sarapan pagi akan mengakibatkan mereka tumbuh dengan fisik yang bagus dan nutrisi otak yang sempurna sehingga bisa lebih cerdas dan pintar.

Sarapan bagi anak dapat menggantikan gula darah yang turun karena tidak adanya asupan makanan setelah terakhir makan malam. Ketika tidur, manusia tidak sepenuhnya berhenti beraktivitas. Hampir semua organ dalam masih berfungsi dan ini juga mengkonsumsi energi yang masuk dari makan malam. Maka dari itu saat bangun tidur kita merasa lapar karena rendahnya kadar gula dalam darah. Sarapan pagi dapat menggantikan hal tersebut dan juga digunakan sebagai bahan metabolisme sepanjang hari hingga makan siang menjelang. Dengan sarapan kita memberikan otak kita asupan supaya dapat berpikir normal dan tidak merasa kelelahan ataupun mengantuk.

Sarapan yang sehat seperti yang dijelaskan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia adalah dengan mengkonsumsi makanan yang ringan namun bergizi seimbang. Sebagai contoh setangkup roti dengan mentega dan selai dan seporsi buah-buahan. Bisa juga ditambahkan dengan segelas susu murni atau susu UHT. Sebagai asupan protein, bisa juga menambahkan telur yang direbus dapat menjadi sarapan yang sehat. Selain itu, meminum banyak air putih di pagi hari juga akan membuat badan kita lebih segar dan siap menghadapi hari dengan baik.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *