Herpes, Sifilis dan AIDS – Macam penyakit kelamin menular – bagian kedua

Herpes, Sifilis dan AIDS

Herpes, Sifilis dan AIDS

Kita sebelumnya telah membahas penyakit menular kelamin yang sering menjangkiti orang lain, yakni Gonorea. Seperti diketahui, gonorea adalah bukan satu-satunya penyakit menular kelamin yang ada di dunia. Masih ada penyakit-penyakit yang akan kita bahas dibawah ini. Apa itu? Mari kita simak.

Herpes Genital

Herpes adalah penyakit yang ditimbulkan oleh virus herpes simplex yakni virus yang memiliki masa inkubasi 4 hingga 7 hari setelah penularan. Penularan umumnya dilakukan melalui hubungan kelamin dengan penderita herpes. Penyakit ini memiliki gejala berupa bintil-bintil atau papula berair yang ada di sekitar kelamin. Bintil ini bisa pecah lalu mengering. Gejala ini akan terus berulang seumur hidup.

Penyebab herpes genital ini adalah virus herpes simplex yang terdiri dari dua jenis virus, yaitu virus HSV-1 dan HSV-2 yang penjelasannya sebagai berikut:

  • HSV-2 ditularkan melalui hubungan kelamin, sedangkan HSV-1 ditularkan melalui infeksi mulut.
  • Baik HSV-1 maupun HSV-2 dapat menginfeksi alat kelamin, kulit di sekeliling rektum dan tangan dan ditularkan ke seluruh tubuh misalnya sekitar mata atau dekat bibir.
  • Luka herpes umumnya tak terinfeksi bakteri namun beberapa penderita juga mendapatkan organisme lainnya yang ditularkan melalui hubungan kelamin seperti sifilis dan cangkroid.

Pada wanita, penyakit ini dapat menjadi kanker mulut rahim jika tidak diobati dalam beberapa tahun. Penyakit ini sebenarnya tidak ada obatnya secara pasti. Pengobatan yang ada hanya sekedar mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan dan menguatkan daya tahan tubuh penderitanya saja. Obat yang ada juga hanya mengurangi lamanya serangan beserta kualitasnya. Jumlah serangan dapat dikurangi dengan mengkonsumsi obat anti-virus dengan dosis rendah.

Pengobatan yang efektif pada penyakit ini adalah sedini mungkin, sekitar 2 hari setelah timbulnya gejala. Pengobatan menggunakan Asiklovir dan anti virus lainnya diberkan dalam bentuk sediaan oral atau krim yang dioleskan langsung pada luka herpes. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini di kemudian hari.

Sifilis (Raja Singa)

Sifilis disebabkan oleh virus Treponema pallidium yang membuat gejala nyeri tulang, pusing dan benjolan pada alat reproduksi. Dalam jangka 2-3 tahun, penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang berarti. Penyakit ini akan bangkit setelah 5-10 tahun dan dapat menyerang saraf otak, pembuluh darah dan jantung. Sifilis menyerang semua jenis kelamin, baik pria maupun wanita. Penyakit ini menular melalui hubungan kelamin, baik paginal, rektum, anal maupun oral. Sifilis tidak menular melalui knop pintu, kolam renang, dan tukar-menukar pakaian.

AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrom)

Acquired Immuno Deficiency Syndrome atau kita lebih mengenalnya dengan penyakit AIDS adalah penyakit menular kelamin oleh virus HIV. Virus ini menyerang kekebalan tubuh manusia. Virus ini tidak hanya menular melalui hubungan kelamin saja, melain juga karena luka yang terbuka atau bergantian pemakaian jarum suntik. Virus HIV memiliki waktu inkubasi yang lama hingga menjadi penyakit AIDS yang mematikan. Penyakit AIDS ini disebabkan oleh melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat serangan virus HIV karena sel CD4 pada sel darah putih dirusak olehnya. AIDS hingga kini belum ada obatnya dan cepat atau lambat orang yang mengidap AIDS akan meninggal karena komplikasi penyakit yang lain akibat melemahnya daya tahan tubuh.

Untuk menghindari penularan penyakit-penyakit diatas, sangat dianjurkan untuk memelihara kehidupan kelamin yang sehat dengan tidak berganti-ganti pasangan. Setia pada satu pasangan yang sah dan menghindari prostitusi adalah satu-satunya cara agar kita tidak terpapar penyakit mengerikan ini. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *