Gejala lain penyakit stroke dan kebiasaan buruk pemicu stroke

kebiasaan buruk pemicu stroke

Seperti yang telah dibahas sebelumnya dalam penyebab dan gejala stroke, kita tidak boleh menyepelekan penyakit ini, apalagi jika penyakit ini sudah menyerang. Gejala lain yang mungkin anda alami bisa saja akan berimbas pada komplikasi terhadap penyakit lain yang dapat menimbulkan kecacatan permanen, penurunan gerak parsial seperti lengan dan tungkai serta gangguan fungsional tingkat lanjut yang bahkan bisa membuat anda hanya terbaring seumur hidup anda saja. Bukankah itu lebih mengerikan daripada kematian?

kebiasaan buruk pemicu stroke

Gejala stroke lainnya yakni stres, sulit berbicara, menelan dan hilang ingatan. Hal yang perlu kita ingat adalah bahwa dalam semua kasus stroke yang ada, hanya sepertiga saja yang berhasil sembuh dan kembali seperti semula. Penderita yang bisa sembuh dari stroke umumnya karena terkena stroke ringan atau atau dikenal dengan istilah Transient Ischemic Attack (TIA). Stroke ini terjadi karena asupan oksigen pada satu bagian otak mengalami halangan dalam beberapa waktu. Namun ini bisa normal kembali dalam hitungan kurang dari 24 jam. Jika lebih dari 24 jam, maka itu adalah stroke biasa, bukan stroke ringan lagi.

Kebiasaan buruk yang dapat memicu stroke

Kebiasaan buruk yang tidak memperhatikan kesehatan dapat memicu stroke. Terutama kebiasaan buruk tersebut berada di era modern sebagai contoh adalah asupan kolesterol yang terlalu tinggi akibat makanan yang tidak sehat tinggi lemak dan karbohidrat, kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol, merokok baik aktif maupun pasif, obesitas yang berakibat pada kurangnya pengendalian pola makan, stres karena kelelahan, obat kimia atau pekerjaan dan masalah yang menumpuk.

Untuk menghindari terkena stroke, hindari kebiasaan buruk yang disebutkan diatas karena kebiasaan-kebiasaan tersebut memiliki faktor resiko stroke yang sangat besar sekali. Meskipun memang faktor resiko stroke dapat dialami orang dari faktor genetik, namun mayoritas penderita stroke adalah karena gaya hidup yang mengesampingkan kesehatan. Anda dapat mencegah hal ini dengan perilaku hidup sehat, makan makanan yang seimbang dalam gizi dan kuantitas serta berolahraga yang cukup.

Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah jika menemukan gejala stroke, atau ketidakberesan pada tubuh anda, seringan apapun itu lebih baik anda segera membawa ke dokter atau rumah sakit sehingga mendapat penanganan yang lebih baik. Kebiasaan menunda memeriksakan diri saat mengalami gejala tidak enak badan pada tubuh dapat membawa pada kerusakan yang lebih besar seandainya itu stroke atau penyakit yang lain. Bahkan dalam beberapa kasus memicu terjadinya cacat permanen dan bahkan resiko hilangnya nyawa. Meskipun kita menyadari bahwa pengobatan untuk stroke bisa dianggap cukup mahal, namun masih lebih murah dibanding kesehatan anda. Oleh karena itu lebih baik kita berinvestasi sekarang dalam memelihara kesehatan daripada harus membayar mahal di kemudian hari karena penyakit. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *