Definisi dan akibat Obesitas

Definisi dan akibat Obesitas

Kebanyakan orang tidak percaya diri ketika tubuhnya lebih gendut daripada orang kebanyakan. Apalagi wanita, mereka menganggap dirinya tidak menarik jika berat badannya berada diatas rata-rata. Apalagi kebanyakan dari mereka akan kesulitan memilih pakaian yang pas. Penampilan memang menjadi hal yang utama bagi wanita. Dalam pikiran wanita memang mengidentikkan penampilan menarik dengan tubuh yang langsing dan tinggi yang semampai. Tidak hanya wanita, ternyata pria juga tersiksa dengan tubuh yang gendut.

Definisi dan akibat Obesitas

Apa perbedaan gendut dan obesitas?

Gendut adalah berat badan seseorang yang sedikit lebih berat daripada berat normal yang disarankan. Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Gendut lama kelamaan akan menjadi obesitas jika tidak diperhatikan dengan baik.  obesitas sendiri terdiri dari tiga kelompok, yakni.

  1. Obesitas ringan yakni orang yang kelebihan berat badan 20-40 persen dari berat yang normal.
  2. Obesitas sedang yakni kelebihan berat badan sebesar 41-100 persen dari berat normal.
  3. Obesitas berat yakni kelebihan berat badan lebih dari 100 persen dari berat normal.

Penyebab obesitas

Obesitas ternyata tidak hanya terjadi karena seseorang makan terlalu banyak dan tidak berolahraga secara teratur. Namun obesitas juga disebabkan beberapa fakto berikut ini, diantaranya:

  1. Faktor genetik adalah hal yang umum terjadi sebagai faktor utama kelebihan berat badan tingkat berat.
  2. Asupan makanan dan gaya hidup tidak sehat.
  3. Faktor lingkungan yang mendorong budaya obesitas.
  4. Faktor psikologis manusia.
  5. Faktor kesehatan juga menjadi pendorong obesitas seperti tejadi pada pasien penyakit tertentu.

Penyakit yang dapat mendorong obesitas diantaranya adalah kelainan saraf, hipotiroidisme, sindroma cushing dan penyakit lainnya. Obesitas juga dapat diakibatkan oleh konsumsi obat tertentu yang membuat pasien mengalami nafsu makan tinggi seperti steroid dan anti depresi.

Obesitas dan penyakit, sebuah akibat

Bisa dikatakan bahwa orang yang obesitas tidak selamanya mudah untuk sakit, akan tetapi mereka memiliki resiko yang jauh lebih besar terjangkit penyakit tahunan. Penyakit yang umum menyerang orang yang obesitas antara lain adalah diabetes tipe 2, hipertensi, stroke, serangan jantung, kanker prostat dan colon, batu empedu, sindroma pickwikian, osteoartritis dan gagal jantung.

Pada tubuh yang obesitas sedang hingga berat, gerak seseorang tidak benar-benar bebas. Oleh karena itu sangat sulit dalam melakukan aktivitas yang membutuhkan gerak tubuh seperti senam dan berlari. Orang yang obesitas sedang dan berat akan cepat lelah dan jantung bekerja terlalu berat karena memompa darah lebih banyak daripada orang normal. Namun untuk orang yang mengalami obesitas ringan, masih dapat bergerak dengan bebas. Orang dalam kategori ini lebih mudah kembali menjadi normal karena bisa berolahraga dengan bebas.

Obesitas pada wanita dapat berakibat pada gangguan hormonal, utamanya masalah menstruasi. Wanita dengan berat badan yang lebih daripada normal akan membuat haid pertama lebih awal daripada wanita seusianya. Pada wanita, obesitas juga sering diikuti adanya hiperandrogenisme, hirsutisme dan gangguan siklus menstruasi. Hiperandrogenisme dan hirsutisme adalah akibat hormon jantan yang meningkat pada tubuh wanita dan membentuk tanda maskulin seperti bentuk wajah, kumis, jakun dan bulu yang banyak di seluruh tubuh bahkan perubahan suara.

Demikian adalah ulasan kami mengenai obesitas, semoga bermanfaat. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *