Cara merawat area kewanitaan dengan baik dan benar – bagian kedua

cara merawat pagina

Pada artikel sebelumnya, kita membahas tentang perawatan ara kewanitaan melalui tiga jalan, yakni pap smear, menjaga pola makan dan olahraga yang teratur, maka kali ini kita akan melanjutkan pelajaran kita mengenai cara merawat area kewanitaan dengan baik dan benar. Seperti yang telah disingggung sebelumnya, perawatan are kewanitaan yang kurang baik dapat mempengaruhi penampilan dan kesehatan wanita secara keseluruhan. Untuk itulah mengapa hal ini sangat penting bagi wanita untuk mengetahuinya. Dan inilah beberapa tips lanjutan cara merawat area kewanitaan yang baik dan benar:

Cara merawat area kewanitaan

• Pintar memilih celana dalam.
Kenyamanan dalam bergerak perlu diperhatikan oleh seorang wanita. Wanita yang bekerja dalam keadaan aktif dan banyak bergerak memerlukan celana dalam yang nyaman. Apapun model dan bentuknya, pilih dari bahan yang cepat menyerap keringat, tidak panas, dan lentur. Jangan memakai celana dalam warna gelap karena justru akan menyerap panas. Bahan yang terbaik untuk digunakan sebagai celana dalam adalah katun. Selain itu ukuran celana dalam juga harus diperhatikan. Celana dalam yang terlalu ketat atau terlalu longgar tidak baik untuk kesehatan dan kenyamanan anda. Oleh karena itu pilihlah yang ukurannya pas.

• Penggantian celana dalam.
Aktivitas yang menghasilkan panas bagi tubuh, sesedikit apapun akan menghasilkan keringat. Terutama di daerah yang tertutup seperti [email protected] Selain tertutup, [email protected] juga merupakan daerah lipatan kulit, seperti layaknya ketiak, sehingga akan lebih banyak keringat di daerah tersebut. Jika tidak sering mengganti celana dalam, maka kuman akan cepat berkembang biak. Berganti celana dalam sebanyak tiga hingga empat kali sehari adalah sangat baik dilakukan ketika musim panas dan ketika bekerja secara aktif.

• Mencuci area kewanitaan.
Mencuci area kewanitaan dengan air rebusan sirih dapat membantu kesehatan area kewanitaan. Jika anda tidak mau repot, anda dapat menggunakan sabun khusus area kewanitaan. Namun dalam pemakaiannya, anda tidak boleh berlebihan karena dapat membunuh flora dodeleins yang berguna memelihara keasaman area kewanitaan. Hindari penggunaan pembersih area kewanitaan yang mengandung pewangi karena zat pewangi adalah zat asing yang tidak boleh masuk ke dalam area kewanitaan.

• Mencukur rambut area kewanitaan.
Terkadang hal ini juga dilewatkan begitu saja oleh wanita dewasa, padahal hal ini penting untuk menjaga tumbuhnya kuman lebih banyak. Cara yang terbaik adalah dengan memangkasnya hingga pendek, bukan mencukur sepenuhnya. Pemangkasan sebaiknya dilakukan sekali sebulan dan menjelang masa haid sehingga dapat menjaga tumbuhnya kuman pada saat masa haid. Selain itu ketika area kewanitaan terasa gatal, jangan digaruk, namun segera dicuci dengan rebusan daun sirih atau sabun khusus area kwanitaan. Menggaruk area kewanitaan berpotensi menambah kuman yang dapat menimbulkan penyakit.

Beberapa hal ini dapat diaplikasikan dengan mudah oleh wanita dewasa untuk menjaga kesehatan dan kebersihan area kewanitaannya. Masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan wanita dewasa dalam menjaga kesehatan area kewanitaan yang akan kami bahas di artikel selanjutnya. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *