Cara Mengobati penyakit Exim

admin September 10, 2012 2


cara mengobati penyakit exim

Setelah mengetahui penyebab dan gejala penyakit Exim pada artikel sebelumnya, maka sekarang saatnya membahas tentang pengobatan penyakit exim. Pengobatan penyakit exim bertujuan untuk menghilangkan rasa gatal sehingga terjadinya infeksi dapat dihindari penderitanya. Pemakaian krim pelembab dan lotion sangat dianjurkan ketika kulit penderita exim merasa kering dan gatal. Perawatan ini bertujuan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Penderita dapat menggunakan salep atau krim hydrokortison yang mengandung kortikosteroid untuk mengurangi proses inflamasi yang sering disebut dengan peradangan.

Pada kasus exim yang sudah terlanjur parah, maka pengobatan harus langsung dilakukan dengan petunjuk dokter. Dokter akan memberikan tablet kortikosteroid untuk mengurangi inflamasi. Sedangkan jika ada daerah exim yang telah terinfeksi, maka akan diberikan obat antibiotika untuk mengatasi infeksi yang terjadi. Antibiotik dapat membunuh bakteri penyebab infeksi. Jenis obat lain yang diberikan oleh dokter adalah antihistamin. Obat ini berguna untuk mengurangi rasa gatal yang berat. Sedangkan pada penderita yang tubuhnya tidak merespon dengan berbagai pengobatan diatas, maka akan diberikan cyclosporin yang merupakan obat keras. Oleh karena itu perhatikan petunjuk dokter dengan baik.

Selain pengobatan menggunakan petunjuk dokter, obat tradisional untuk penyakit exim juga ada. Obat yang dimaksud adalah antara lain:

  1. Kulit penderita exim tidak boleh terkena air atau sabun. Jika kulit penderita mengelupas, olesi bagian tersebut dengan minyak zaitun dengan menggunakan kapas. Jika bagian yang sakit selalu basah, maka taburkan tepung beras yang halus dan kering. Paling tidak jemur tepung beras tersebut selama kurang lebih dua jam dibawah terik sinar matahari.
  2. Anda dapat membuat ramuan untuk penderita exim dengan beberapa bahan, yakni bengkoang yang diparut sebanyak 4 sendok, tepung belerang 3 sendok, minyak kelapa dua sendok makan. Campurkan semua bahan-bahan tersebut sampai lumat dan tercampur merata. Setelah semua beres, balurkan pada bagian yang bergejala exim setiap hari dua kali.
  3. Penderita exim harus diusahakan atau bahkan dilarang untuk makan-makanan yang pedas, kopi dan minuman yang mengandung alkohol. Makanan dan minuman ini akan mendapatkan racun di dalam darahnya yang dapat membuat exim kambuh atau semakin parah.
  4. Konsumsi ramuan pembersih darah dapat digunakan bagi penderita exim. Ramuan ini dibuat dengan 1 jari tangan temulawak, asam jawa 50 gram, gula aren 20 gram dan air 500 mililiter. Temulawak dicuci lalu diiris tipis. Semua bahan yang ada dicampur lalu direbus hingga mendidih dan tersisa 250 mililiter saja. Setelah itu dinginkan, endapkan lalu saring. Ramuan ini hanya untuk sekali minum saja. Penderita dapat meminumnya setiap hari sekali.
  5. Pada wanita yang menderita keputihan dan pria yang gemuk. Gejala penyakit exim ini seringkali ditemukan di lipatan pangkal paha. Obat tradisional yang dapat digunakan adalah dengan membasuh bagian yang gatal tersebut dengan rebusan daun sirih minimal dua kali sehari. Setelah dibasuh dengan air daun sirih, taburi dengan tepung beras yang telah dijemur terlebih dahulu.

Segala hal itu selalu lebih baik mencegah daripada mengobati. Oleh karena itu anda juga harus tahu bagaimana cara mencegah penyakit exim. Diantaranya adalah:

  • Menjaga kelembaban kulit dengan lotion atau sejenisnya serta
  • Menghindari pakaian dengan bahan yang bisa menggaruk kulit seperti wool dan lain sebagainya.
  • Menghindari sabun mandi deterjen maupun larutan lainnya yang terlalu keras untuk kulit.
  • Menghindari faktor pencetus alergi seperti serbuk bunga, debu, bulu binatang dan lainnya.

Semoga dengan ini kita tidak terkena exim dan dapat hidup dengan tenang. Mengingat exim itu gatal dan tidak akan membiarkan anda tidur atau bersantai dengan tenang. (iwan)

 

2 Comments »

  1. Bella July 7, 2013 at 5:26 am -

    Exim yang aku derita semakin parah

  2. dina November 17, 2012 at 9:49 pm -

    Makasihya sekarang saya jadi tau

Leave A Response »