Cara Menangani anak yang menderita kanker darah – leukimia

Cara Menangani anak penderita leukimia

Menangani anak penderita kanker darah

Sebelumnya kita telah membahas mengenai penyebab dan gejala kanker darah. Telah diketahui bahwa kanker darah tidak hanya bisa menyerang manusia dewasa, namun juga anak-anak. Anak-anak tentu tidak dapat disamakan dengan manusia dewasa yang sudah memiliki cukup akal. Anak-anak tidak bisa membedakan hal yang baik dan yang buruk. Oleh karena itu anak-anak yang menderita kanker darah harus ditangani dengan cara yang berbeda dengan manusia dewasa. Anak-anak bisa merasakan ketakutan, gelisah dan marah bahkan trauma ketika mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit kanker darah yang sulit disembuhkan.

Cara Menangani anak penderita leukimia

Membuat anak-anak yang menderita penyakit leukimia merasa nyaman dengan keadaanya adalah hal yang seharusnya dilakukan. Hal ini supaya mereka tidak berprasangkan bahwa penyakit yang mereka derita itu adalah kesalahan dan keburukan mereka. Harus ditanamkan dalam pemikiran mereka bahwa mereka adalah anak yang baik. Sebagai orang tua yang mencintai anak, mungkin akan merasa bingung mengatakan apa kepada anak mengenai penyakit mereka. Hal ini sangat wajar mengingat anda yang membesarkan dan merawat mereka. Namun sebenarnya sikap ini harus dikurangi bahkan dihilangi. Anak-anak akan merasa sedih dan bersalah jika melihat orangtuanya bersedih karena dirinya.

Cara menyikapi anak penderita kanker darah atau leukimia

Cara terbaik dalam mengungkapkan perasaan kepada anak-anak adalah dengan berkomunikasi secara baik dan benar. Berikut adalah beberapa tips dalam berkomunikasi dengan anak yang menderita leukimia:

  1. Berikan informasi yang benar mengenai penyakit leukimia

Ketepatan informasi itu diberikan sesuai usia anak, yakni bagaimana cara menjelaskan dengan menggunakan kata yang mudah dimengerti mengenai penyakit mereka. Gunakan bahasa yang baik dan sikap yang ramah serta lemah lembut dalam penjelasan tersebut dan tarik anak anda dalam zona yang nyaman. Menjelaskan penyakit Leukimia sejak dini akan memberikan efek positif kepada mental anak karena jika mereka mengetahui dari orang lain maka kalimat menakutkan akan menghantui mereka.

  1. Jelaskan mengenai gejala penyakit mereka

Gejala penyakit leukimia harus diketahui oleh anak-anak penderita supaya mereka tidak kaget dan kebingungan ketika mengalaminya. Misalnya adalah rambut yang rontok, gampang lelah, lemas dan kehilangan berat badan. Perubahan fisik karena gejala kanker ini dapat ditanggapi secara positif jika mereka sudah tahu sebelumnya dan mendapatkan penjelasan yang baik dan benar. Anda juga bisa menyisipkan motivasi-motivasi hidup agar anak-anak tetap bersemangat meskipun kesulitan akan mereka hadapi.

  1. Membekali diri dan keluarga dengan pengetahuan tentang Leukimia

Banyak bertanya pada dokter, membaca buku dan artikel di Internet mengenai penyakit yang diderita anak akan semakin baik. Semakin banyak ilmu kesehatan yang dipahami, maka tidak ada kesulitan dalam menjawab pertanyaan anak yang biasanya sulit. Namun jika memang belum mengetahuinya, katakan padanya bahwa anda belum mengetahui dan akan segera mencari tahu secepatnya.

  1. Terapi mental dengan menyenangkan dan menggembirakan anak

Banyak hal yang bisa dilakukan supaya mereka mendapatkan perasaan hangat bersama keluarga. Sering berkumpul bersama di ruang keluarga sambil mendongeng yang menghibur adalah salah satu cara yang bisa dilakukan. Pada kegiatan ini selipkan pemikiran bahwa orang yang dilahirkan di dunia ini tidak untuk susah dan sedih terus menerus. Semangati anak dalam menatap masa depannya sendiri.

  1. Katakan pada mereka bahwa mereka tidak bersalah

Sudah seharusnya anda mengembangkan sikap tenang dan mengatakan kepada mereka bahwa penyakit yang mereka derita itu bukan kesalahan mereka. Penyakit itu datang kepada manusia tanpa kesengajaan sehingga tidak boleh ada beban yang ditanggung. Jelaskan kepada mereka bahwa penyakit ini adalah ujian dari Tuhan Yang Maha Esa, bisa jadi karena Tuhan sayang kepada mereka. Katakan pada mereka bahwa jika mereka sabar, penyakit ini dapat menjadi ladang kebaikan bagi mereka dan bisa mendapatkan pahala yang sangat banyak dari Tuhan.

  1. Anak-anak harus tahu rencana perawatan mereka

Supaya anak dapat mandiri dan memiliki tanggung jawab pada dirinya, maka ia harus dilibatkan dalam rencana perawatan dan penyembuhannya. Jika ia tidak dilibatkan, maka ia akan berpikir bahwa ia merepotkan banyak orang seperti kedua orang tua, saudara, teman, guru dan lain-lainnya. Semakin mereka aktif, maka semakin baik untuk mental mereka.

  1. Tahan emosi anda

Selelah apapun anda, jangan menampakkan rasa kesal dan marah terhadap anak yang menderita kanker darah. Apalagi sampai mengeluarkan kata dan kalimat negatif kepada mereka. Jika mereka mendengarnya, maka akan membuat mental mereka semakin buruk.

Demikian adalah tips menangani anak-anak yang menderita kanker darah. Anda bisa mengembangkan tips ini sesuai dengan keadaan anda dan anak anda. Sabarlah selalu dan semoga tips ini bermanfaat. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *