Cara memilih buah matang dan membedakan yang berkualitas

Cara memilih buah matang berkualitas

Cara memilih buah bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi cara memilih buah yang matang. Ini adalah suatu bentuk seni yang mana anda harus banyak berlatih di dalamnya. Setelah anda mencicipi buah yang matang sempurna, anda dapat mengerti bagaimana caranya mencari buah yang segar dan matang dari aroma yang ditimbulkannya. Anda pasti bisa mencari buah dengan rasa yang tepat, tekstur yang unggul dan aroma yang enak. Buah yang seperti ini dapat membuat kita terasa melayang saat memakannya. Sedap sekali tentunya. Ada beberapa aturan umum yang dapat digunakan untuk membantu anda dalam membedakan buah.

Cara memilih buah matang berkualitas

Buah klimaterik

Buah mengalami serangkaian perubahan dalam pematangan yang akan memiliki dampak yang besar pada rasa buah. Jika dibiarkan matang di pohon, buah akan manis, hilang keasamannya dan mendapatkan bentuk yang lebih berair, pigmen warna lebih kuat dan memancarkan aroma yang luar biasa harum. Untuk itilah kenapa kita harus memeriksanya dalam kondisi suhu kamar. Secara umum buah dibagi menjadi dua kategori dasar, yakni buah yang dapat matang bila terpisah dari tanaman induknya. Misalnya pisang dan mangga yang bisa disimpan dimanapun karena memiliki zat yang menjadikannya matang dengan sendirinya. Contoh lain dari buah ini adalah alpukat dan durian.

Buah-buah klimaterik akan matang meskipun terpisah dari tanaman induknya. Bahkan dalam kasus alpukat, mereka harus diambil saat setengah matang. Persik, pisang, apel, melon, plum dan buah-buahan tropis lainnya semua matang tanpa inkubator atau tanaman induknya. Bahkan spesies tropis seperti mangga, pepaya dan kiwi dapat tumbuh lebih manis jika dilepas dari tanaman induk. Namun perlu diingat bahwa aroma buah mungkin tidak sepenuhnya berkembang karena senyawa aroma berasal dari tanaman induk tempatnya tumbuh.

Buah non-klimaterik

Jenis yang lainnya tidak bisa matang jika tidak menempel pada tanaman induknya. Ini berarti mereka harus benar-benar matang di pohon. Sebagai contoh adalah anggur, plum, ceri dan sejenis buah non-klimakterik. Buah yang seperti ini cenderung mahal karena jika dipindahkan dibutuhkan pendingin dan harus berhati-hati supaya tidak rusak kelembutan buahnya. Buah-buahan ini setelah dipetik tidak akan matang lebih jauh karena pohon induk menyediakan agen pematangan dan gula yang mempermanis mereka. Jika anda memetiknya saat belum matang dan menyimpannya, anda hanya akan mendapatkan buah belum matang yang busuk beberapa hari kemudian.

Jika anda memiliki lemari pendingin, anda dapat memilih buah apa saja. Jika anda tidak memiliki lemari pendingin, lebih baik anda memilih buah klimaterik saja. Jika anda membeli buah klimaterik dalam jumlah besar pastikan sebagian diantaranya setengah matang sehingga akan matang saat anda siap memakannya. Jangan menyimpan buah klimaterik setengah matang dalam lemari pendingin karena tidak akan pernah matang. Dalam memilih buah, pastikan anda mencari yang montok, sedikit empuk dan memiliki aroma yang kuat. Hal ini karena dalam konsep buah, apa yang anda lihat, itulah yang anda dapatkan. Semoga bermanfaat!

Facebook Comments

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *