Berkenalan dengan virus penyebab penyakit – bagian dua

menangani virus ebola

menangani virus ebola

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, virus adalah parasit yang berukuran sangat kecil atau mikroskopis. Bahkan saking kecilnya tidak semua mikroskop dapat melihat virus. Virus ini bekerja dengan cara menginfeksi sel organisme makhluk hidup, berbeda dengan cara bakteri yang mengeluarkan toksik atau racun. Virus sulit dibasmi karena ia masuk ke dalam sel organisme dan melakukan replikasi di dalam sel inangnya tersebut. Setelah replikasi berhasil, maka sel inangnya akan hancur dan virus akan keluar dan menyerang sel lain untuk melakukan hal serupa, namun kali ini jumlahnya lebih banyak.

Asal usul virus penyebab penyakit

Yang sering menjadi pertanyaan orang adalah darimana sebenarnya virus itu berasal. Virus dipercaya sudah ada sejak zaman sebelum masehi, mungkin sejak zaman pra sejarah atau bahkan sejak pertama kali bumi ini tercipta. Pada era modern, virus pertama kali ditemukan pada tanaman tembakau yang disebut virus mosaic. Darimana sebenarnya asal virus hingga saat ini belum ada satupun para ahli yang tahu. Meskipun virus pertama kali diidentifikasi menyerang tanaman, maka saat ini banyak sekali virus yang menyerang manusia. Salah satu keahlian virus adalah mutasi, yakni berubah bentuk dan struktur dalam tubuhnya sehingga sulit dikenali. Sebagai contoh adalah virus flu yang memiliki beberapa jenis mutasi seperti virus flu burung (H5N1), flu babi dan flu hongkong.

Virus adalah organisme yang tidak pandang bulu

Virus penyebab penyakit merupakan momok yang menakutkan bagi banyak orang. Banyak nyawa telah melayang karena terserang virus ini. Sangat dimungkinkan wabah atau hal-hal misterius yang terjadi di masa lampau seperti musnahnya suatu bangsa atau penduduk daerah tertentu adalah berkaitan dengan virus. Virus adalah organisme yang tidak pilih kasih, ia menyerang korbannya tanpa pandang bulu, siapapun, baik kaya atau miskin, dewasa atau anak-anak bahkan bayi bisa menderita serangan virus tertentu. Apalagi bayi dan anak-anak adalah pihak yang paling rentan terkena serangan virus. Hal ini dikarenakan sistem imunitas mereka belum terbentuk sempurna. Gejala sakit yang disebabkan virus pada bayi dan anak-anak diantaranya:

  • Panas tinggi yang turun naik atau tidak konstan sepanjang waktu.
  • Muntah-muntah, bisa berisi makanan yang telah diasup, cairan atau bahkan darah (pada kasus DBD misalnya).
  • Terjadinya diare yang berkepanjangan karena infeksi virus pada saluran pencernaan.

Cara mencegah serangan flu

Cara yang paling tepat untuk melindungi bayi dan anak-anak bahkan orang dewasa dari serangan virus adalah dengan melakukan imunisasi. Imunisasi bertujuan untuk mengenalkan sistem imunitas tubuh manusia kepada satu virus. Setiap virus memiliki kode yang tertuang dalam DNA dan RNA. Saat virus masuk ke dalam tubuh, sel imunitas sudah memiliki “catatan” tentang virus tersebut dan langsung “meringkusnya” sebelum melakukan aksi yang lebih jauh. Logikanya adalah seperti “red notice” milik Interpol dimana penjahat dari suatu negara menjadi sulit memasuki negara lain karena datanya sudah diketahui dan bisa ditangkap. Selain melakukan imunisasi, semua orang harus menjaga kebersihan lingkungan dan asupan makanan. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *