Berjalan kaki dapat mengurangi kemungkinan depresi

berjalan kaki mengurangi depresi

Setiap orang yang hidup di dunia pasti mengalami masalah. Tekanan dalam hidup dapat mengakibatkan stress dan depresi. Namun ada cara yang mudah dan murah untuk mengatasi tekanan terhadap tubuh anda sehingga tidak mengganggu kesehatan anda. Solusi apa itu? Berjalan kaki. Ya, berjalan kaki secara rutin di pagi hari dapat membantu mengurangi gejala depresi. Jalan kaki ini bisa dilakukan sambil olahraga ringan. Ini adalah kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Univesity of Stirling di Skotlandia.

berjalan kaki mengurangi depresi

Diketahui bahwa melakukan olahraga secara rutin dengan aktif dan enerjik bisa membantu seseorang dalam mengurangi depresi yang mungkin diderita. Tetapi sebelumnya belum ada penelitian tentang manfaat aktivitas ringan seperti jalan kaki untuk memulihkan gejala depresi. Namun sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Journal Mental and Physical Activity menunjukkan bahwa aktivitas ringan seperti jalan kaki bermanfaat besar dalam membantu pemulihan gejala depresi yang diderita seseorang. Satu dari sepuluh orang pernah mengalami depresi dalam satu titik kehidupan mereka. Meskipun kondisi ini dapat diatasi dengan obat, namun dokter tetap menyarankan olahraga untuk mengatasi depresi, demikian ungkap para peneliti.

Berjalan kaki adalah intervensi yang efektif untuk mengatasi depresi yang memiliki efek yang sama dengan ketika seseorang melakukan aktivitas olahraga enerjik. Selain itu berjalan adalah hal yang mudah dan dapat dilakukan kebanyakan orang. Keuntungan berjalan yang lain adalah karena tidak diperlukan biaya untuk berjalan dan dapat dilakukan sehari-hari tanpa meninggalkan kegiatan yang lain. Hal ini diungkapkan oleh Prof Adrian Taylor yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Namun masih perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang manfaat jalan kaki ini dikarenakan masih banyak pertanyaan tentang berapa lama harus berjalan, seberapa cepat dan apakah di dalam atau luar ruangan yang memberikan efek paling besar. Berjalan dapat dilakukan semua orang, inilah keindahannya. Selain memiliki manfaat kesehatan mental, berjalan juga memiliki manfaat kesehatan fisik. Selama ini di Universitas of Exeter, Skotlandia juga terus diadakan penelitian tentang hubungan olahraga dengan depresi. Namun bagaimana olahraga dapat mengatasi depresi masih belum jelas korelasinya. Beberapa peneliti percaya bahwa olahraga dapat menjadi pengalih perhatian dari perasaan cemas dan khawatir serta memicu pelepasan hormon yang membuat tenang.

Selain berjalan kaki, anda bisa menemukan sendiri pengalihan yang lain. Misalnya berkebun, bersepeda, dan lain-lainnya. Olahraga sendiri memiliki dampak yang besar karena juga memberikan kesempatan kepada kita untuk memperkuat jalinan jaringan sosial. Untuk itu lebih baik melakukan aktivitas tersebut di tempat yang ramai orang dan ajak orang lain bergabung dengan anda. (iwan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *