Bahaya Mengkonsumsi Bahan Penyedap Dan Pemanis Buatan Pada Makanan

admin April 9, 2012 3


Bahan Penyedap Dan Pemanis Buatan
Pada artikel sebelumnya kita telah mengenal dampak negatif penggunaan zat pewarna buatan dan pengawet kimia pada makanan olahan. Oleh karena itu, artikel kali ini akan melengkapi bahaya penggunaan bahan tambahan (zat aditif) yang sering digunakan oleh manusia, khususnya bahan penyedap dan pemanis buatan. Secara alami, kita bisa mendapatkan rasa manis dari gula tebu maupun gula aren. Sedangkan penyedap makanan bisa didapat secara alami dari air kaldu ayam ataupun kaldu sapi.

Untuk tujuan menghemat biaya produksi, para pebisnis makanan umumnya menambahkan pemanis buatan pada makanan dan minuman yang mereka jual. Zat pemanis buatan yang sering digunakan oleh manusia adalah adalah sakharin, dulsin dan natrium siklamat. Masing-masing zat pemanis memiliki tingkat kemanisan yang berbeda-beda. Sakharin memiliki tingkat kemanisan 500 kali dari gula. Dulsin mempunyai tingkat kemanisan 250 kali dari gula. Sedangkan natrium siklamat mempunyai tingkat kemanisan 50 kali dari gula.

Selain zat pemanis buatan, kita juga mengenal bahan penyedap yang dibuat melalui proses teknologi. Bahan penyedap yang banyak digunakan dalam masakan antara lain MSG (monosodium glutamat), natrium glutamat, asam butirat, dan lain-lain. Bahan penyedap makanan tersebut ditambahkan pada masakan untuk memberi cita rasa lebih enak dan menarik kunjungan pembeli. Tapi tahukah Anda bahwa mengkonsumsi zat aditif penyedap rasa dalam jumlah tertentu bisa membahayakan kesehatan manusia?

Encyclopedia Britanica menuliskan bahwa natrium glutamat, dikenal dengan nama vetsin, disinyalir dapat menimbulkan sakit kepala, sesak nafas, dan mudah letih jika digunakan secara berlebihan. Sedangkan penggunaan bahan pemanis buatan bisa menyebabkan penyakit batuk dan infeksi tenggorokan. Bahan pemanis tidak boleh digunakan secara berlebihan karena disinyalir dapat menimbulkan kanker.

Lalu, bagaimana cara menghentikan penggunaan bahan penyedap dan pemanis buatan? Kebiasaan mengkonsumi makanan yang mengandung dua zat aditif tersebut memang sulit diubah, tapi bukan mustahil. Kesadaran menerapkan pola hidup sehat harus kita lakukan dengan meninggalkan pemakaian zat aditif pada makanan. Jika ingin mengkonsumsi minuman manis, sebaiknya hanya memakai gula murni. Sedangkan untuk menyedapkan makanan, resep alami nenek mengajarkan hanya memakai gula dan garam untuk membentuk cita rasa alami makanan yang menyehatkan.

 

3 Comments »

  1. erry fardyanto December 6, 2013 at 8:42 am -

    sya mau tanya bung, klo kita mencampurkan gula murni 3:1 dg pemanis buatan, apakah itu berbahaya msh berbahaya ?

  2. resianna April 27, 2013 at 4:45 pm -

    thu mmang sangat bgus atau sangat penting bgi tubuh kita
    apalagi yg masih umur muda
    kalau cpt memakai peyedap thu sangat vatal akibat nya
    sebaikny kita harus mengingat nasehat nenek kta yg dlu

  3. Ety Budiharjo April 11, 2013 at 8:12 pm -

    Sangat bermanfaat. Ijin coas ya…

  4. Ety Budiharjo April 11, 2013 at 8:09 pm -

    Ijin copas ya Vicky…buat lomba nih..

Leave A Response »