Soalan doa khusus awal bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang dari-Nya semua nikmat berasal. Shalawat dan salam semoga terlimpah dan tercurah kepada baginda Rasulillah, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Bulan Ramadhan

Rasulullah dengan kebiasaan beliau mengajarkan kepada kita untuk membaca do’a dalam setiap melakukan suatu hal. Mulai dari bangun tidur hingga menjelang tidur semua ada do’anya. Bacaan-bacaan do’a tersebut selalu diucapkan oleh Rasulullah dalam setiap kesempatan sehingga membuat do’a tersebut memiliki kedudukan dalam syariat. Termasuk diantaranya adalah do’a setiap menjelang datangnya suatu bulan yang baru. Disini kami akan mencoba untuk menyebarluaskan salah satu fatwa ulama yang ilmunya diakui di tingkat dunia yaitu Syaikh Shalih bin Fauzal al-Fauzan yang dinukil dari islamway.com yang sekaligus menjadi jawaban atas pertanyaan banyak orang.

Pertanyaannya adalah apakah di sana ada doa-doa khusus yang dicontohkan oleh Rasulullah pada saat memasuki bulan Ramadhan yang penuh berkah? Do’a apa yang harus dibaca umat muslim pada malam tersebut? Mohon penjelasannya.

Syeikh Fauzan menjawab bahwa beliau tidak pernah mengetahui bahwa Rasulullah pernah membaca do’a khusus pada saat menjelang bulan Ramadhan. Namun beliau mengatakan bahwa nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassallam ketika melihat hilal pada bulan Ramadhan dan bulan lainnya beliau membaca:

“Ya Allah, perjalankanlah bulan ini kepada kami dengan penuh kebajikan, iman, selamat dan Islam. Rabb-ku dan Robb-mu adalah Allah.” (HR. al-Tirmidzi)

Dalam riwayat yang lain, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam berkata:

“Allahu Akbar, Ya Allah perjalankanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, kesematan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (hai bulan) adalah Allah.” (HR. Al-Tirmidzi: 9/142 dari hadits Thalhah bin Ubaidillah Radhiyallahu ‘Anhu dengan yang serupa. Lihat juga Musnad Imam Ahmad: 1/162 dari hadits Bilal bin Yahya bin Thalhah bin Ubaidillah, dari ayahnya, dari kakeknya. Lihat juga Musnad al-Daarimi: 2/7, dari hadits Ibnu Umar Radhiyallahu ‘Anhu. Lihat pula Kitab al-Sunnah milik Abi ‘Ashim: 1/165 dari hadits Bilal bin Yahya bin Thalhah bin Ubaidillah, dari ayahnya, dari kakeknya. Lihat pula Mu’jam al-Thabrani al-Kabir: 12/357 dari hadits Ibnu Umar. Lihat pula al-Mustadrak milik Al-Hakim: 4/285 dari hadits Bilal bin Yahya . . . Lihat juga Majma’ al-Zawaid wa Mamba’ al-Fawaid: 10/139. Lihat Tuhfah al-Dzakirin, hal. 176 dan 177. Lihat Faidh al-Qadiir: 5/136 dan 137, dan Shahih al-Waabil al-Shayyib, hal. 220)

Dengan demikian kita dapat mengetahui bahwa do’a yang dibaca oleh Rasulullah tersebut berlaku sepanjang tahun, setiap pergantian bulan. Mengenai do’a yang dikhususkan untuk dibaca pada saat memasuki bulan Ramadhan, syaikh Fauzan mengatakan bahwa beliau tidak mengetahui hal tersebut. Beliau juga menambahkan bahwa jika umat muslim berdo’a meminta kepada Allah agar diberi keselamatan dalam menjalankan puasa adalah tidak menjadi masalah dan bukan perkara yang bid’ah. Namun umat muslim tidak diperbolehkan mengkhususkan do’a tertentu di awal bulan Ramadhan. (iwan).

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *