Tarawih sebagai amalan di malam bulan Ramadhan

sholat Tarawih

sholat Tarawih

Shalat tarawih adalah amalan sunnah yang dilakukan di bulan Ramadhan, tepatnya di malam hari setelah pelaksanaan shalat Isya’. Menegakkan sunnah di bulan Ramadhan adalah amalan yang baik. Bahkan orang yang menekakkan malam bulan Ramadhan dengan dalill keimanan dan mengharapkan ridha Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dalam sebuah hadits bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«مَنْ قاَمَ رَمَضَانَ إِيـْمَاناً وَاحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ »

Siapapun yang menegakkan bulan Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” HR. Muslim 1266

Tata cara asal shalat sunnah pada malam hari, bisa shalat apapuns aja itu adalah dua rakaat dalam sekali salam. Menurut keterangan dari Ibnu Umar ra., seseorang pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang bagaimana shalat malam itu, dan beliau menjawab:

« مَثْنىَ مَثْنىَ فَإِذَا خِفْتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِرْ بِوَاحِدَةٍ »

Dua rakaat – dua rakaat. Apabila kamu khawatir mendapati subuh, maka hendaklah kamu shalat witir satu rakaat.” HR. Bukhari

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra. yang lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« صَلاَةُ اللَّيْلِ وَ النَّهَارِ رَكْعَتَانِ رَكْعَتَانِ »

Shalat malam hari dan siang hari itu dua rakaat – dua rakaat.” HR Ibn Abi Syaibah

Jika ada dalil lain yang lebih shahih dalam menjelaskan tentang tata cara tersebut, maka kita mengikuti dalil yang shahih tersebut. Sedangkan mengenai jumlah rakaat shalat malam, termasuk shalat tahajud, tarawih dan witir yang dilakukan oleh Rasulullah tidak lebih dari 11 atau 13 rakaat. Selain itu, shalat tarawih juga dianjurkan untuk dilakukan berjamaah di masjid karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukannya demikian, meskipun hanya beberapa hari, sesuai dengan bunyi hadits dibawah ini:

Kami melaksanakan qiyamul lail bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada malam 23 Ramadhan sampai sepertiga malam. Kemudian kami shalat lagi bersama beliau pada malam 25 Ramadhan sampai separuh malam. Kemudian beliau memimpin lagi pada malam 27 Ramadhan sampai kami menyangka tidak akan sempat mendapati sahur.” HR. Nasa’i, Ahmad, Al-Hakim

Lalu ada pula hadits dari Abu Dzar ra., dia berkata bahwa:

Kami puasa tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memimpin kami untuk melakukan shalat (tarawih) hingga Ramadhan tinggal tujuh hari lagi, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengimami kami shalat sampai lewat sepertiga malam. Kemudian beliau tidak keluar lagi pada malam ke enam (tinggal 6 hari lagi – pent). Dan pada malam ke lima (tinggal 5 hari – pent) beliau memimpin shalat lagi sampai lewat separuh malam. Lalu kami berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Seandainya engkau menambah lagi untuk kami sisa malam kita ini?’, maka beliau bersabda:

« مَنْ قَامَ مَعَ الْإِمَامِ حَتىَّ يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ »

Barang siapa shalat tarawih bersama imam sampai selesai maka ditulis baginya shalat malam semalam suntuk.”

Kemudian beliau tidak memimpin shalat lagi hingga Ramadhan tinggal tiga hari. Maka beliau memimpin kami shalat pada malam ketiga. Beliau mengajak keluarga dan istrinya. Beliau mengimami sampai kami khawatir tidak mendapatkan falah. Saya (perowi) bertanya ‘apa itu falah?’ Dia (Abu Dzar) berkata ‘sahur’. (HR. Nasa’i, Tirmidzi, Ibn Majah, Abu Daud, Ahmad, Shahih)

Hadits ini secara terang menyatakan bahwa shalat berjamaah bersama imam hingga selesai itu adalah sama dengan shalat sendirian semalam suntuk. Hadits inilah juga yang menjadi dalil dari anjuran untuk shalat malam berjamaah. Ditambah lagi anjuran bagi perempuan untuk melakukan shalat tarawih secara berjamaah, seperti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mengajak istri beliau.

Demikian ulasan singkat kami, semoga bermanfaat. (iwan)

referensi : http://carikost.blogspot.com/2012/07/pahala-tarawih-bulan-ramadhan.html

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *