Jika cinta, kepada bertindak kejam?

cinta

Rasa cinta sudah seharusnya membuat pasangan kekasih atau suami istri menjadi bahagia, bergembira dan merasa dihargai. Hal ini dikarenakan karena cinta berasal dari suatu perasaan yang baik, hasil dari sebuah kasih sayang dan rasa saling mempercayai. Namun jika itu adalah asas dan asal cinta, namun kenapa setiap kali kita masih menemukan pasangan yang saling menyakiti satu sama lain? Bahkan beberapa diantaranya saling membunuh. Jika perasaan cinta seharusnya bisa menyuburkan rasa kasih sayang, kenapa mereka berbuat kejam kepada pasangannya? Ternyata ini adalah salah satu puncak dari suatu kejadian yang mana seseorang merasakan hubungan cintanya terganggu sehingga elemen yang menyatukan mereka kian pudar.

cinta

Menurut pakar Psikologi yang membawahi Pendidikan Psikologi dan Konseling di Fakultas Pendidikan Universitas Malaya, yakni Prof. Dr. Madriani Md. Nor, perasaan cinta terwujud dari tiga elemen yang ada dalam diri manusia. Elemen apa sajakah itu?

  1. Elemen pertama adalah komitmen, yakni kemauan untuk saling menyayangi antara dia dan pasangannya.
  2. Elemen kedua adalah keintiman atau keakraban secara fisik dan emosi. Hal ini membuat orang akan semakin sayang kepada pasangannya.
  3. Elemen ketiga adalah kegairahan, yakni elemen yang bermaksud untuk mendekatkan komitmen dan keintiman tersebut.

Dalam setiap pasangan memerlukan ketiga elemen tersebut supaya kehidupan hubungan mereka berkelanjutan. Jika salah satu dari pasangan tersebut tidak mendapati pasangannya memiliki ketiga elemen tersebut, maka ia akan merasakan ketidakpuasan. Keinginan supaya pasangannya menunjukkan ketiga elemen tersebut dan kebimbangan serta ketakutan kehilangan orang yang dicintai dapat membuat orang bertindak nekat bahkan yang diluar kemampuan dan jangkauan akal sehat manusia pada umumnya.

Namun ada juga beberapa faktor lain yang membuat orang dapat bertindak kejam kepada orang yang dicintainya. Salah satunya adalah campur tangan keluarga yang berlebihan sehingga dalam hubungan tersebut membuat pasangan menjadi tidak dapat berfikir dan membuat keputusan mereka sendiri. Keadaan ini dapat menimbulkan persengketaan satu sama lain.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah faktor kebugaran fisik. Keletihan atau kepenatan dapat membuat seseorang dapat menjadi kasar atau kejam kepada pasangannya. Maka dari itu setiap pasangan yang sedang menghadapi masalah, ada baiknya terus mengembangkan sikap sabar dan terus mengingat kepada Tuhan untuk menyelesaikan masalah yang ada di depan mata atau rasa tidak berpuas hati.

Orang yang marah dapat bertindak dibawah sadar dan akan menyesal setelah semuanya terlanjur terjadi. Oleh karena itu ada baiknya seseorang untuk menenangkan diri sebelum mengambil tindakan untuk menangani masalah yang dihadapi dalam kehidupan percintaannya. Keluarga juga sebaiknya dekat dan membantu pasangan dengan memberikan saran, bukan ikut campur dalam mengambil keputusan.

Dengan demikian, segala kekerasan atas nama cinta bisa dicegah sebaik mungkin. (iwan)

 referensi : http://www.cicinta.com/2011/04/3-sebab-wujud-perasaan-cinta.html

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *