Latest blog entry

Mengetahui Arti atau Pengertian Pancasila

arti pancasilaPosting ini ditujukan bagi kamu yang membutuhkan artikel yang membahas tentang arti pancasila atau Pengertian pancasila. Arti Pancasila berasal dari bahasa sansekerta India (kasta brahmana). sedangkan menurut Muh Yamin, dalam bahasa sansekerta , memiliki dua macam arti secara leksikal yaitu : panca : yang artinya lima, syila : vokal i pendek, yang artinya batu sendi, alas, atau dasar. Syiila vokal i panjang artinya peraturan tingkah laku yang baik atau penting.
kata kata tersebut kemudian dalam bahasa indonesia terutama bahasa jawa diartikan “susila” yang memiliki hubungan dengan moralitas. oleh karena itu secara etimologi kata “pancasila” yang dimaksud adalah istilah “pancasyila” dengan vokal i yang memiliki makna leksikal “berbatu sendi lima” atau secara harfiah “dasar yang memiliki lima unsur”. adapun istilah “pancasyiila” dengan huruf Dewanagari i bermakna “lima aturan tingkah laku yang penting”

Perkataan pancasila mula-mula terdapat dalam perpustakaan Budha India. ajaran budha bersumber pada kitab suci Tri Pitaka dan Vinaya pitaka, yang kesemuanya itu merupakan ajaran moral untuk mencapai surga. ajaran pancasila menurut Budha adalah merupakan lima aturan (larangan) atau five moral principles, yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh para penganutnya. adapun isi lengkap larangan itu adalah :

August 17, 2009 | 7 Comments | Baca seluruhnya

Pengertian ilmu filsafat lebih detail

posting ini ditujukan bagi kamu sedang mencari tahu tentang pengertian filsafat yang lebih detail? tapi bagi yang sudah tahu tentang pengertian filsafat jika ingin membaca posting ini juga tidak saya larang untuk membacanya,

Brubacher menjelaskan pengertian filsafat secara etimologi sebagai berikut :

July 22, 2009 | 2 Comments | Baca seluruhnya

persiapan sebelum berpidato

persiapan pidato memainkan peranan yang sangat penting dalam mendukung keberhasilkan dalam berpidato. Berhasil atau tidaknya dalam berpidato banyak ditentukan oleh persiapan pidato. Karena itu, apabila pembicara ingin berhasil dalam berpidato, beberapa tahap persiapan pidato di bawah ini tidak dapat dilewatkan.
Persiapan pidato dapat dilakukan dengan mengikuti tujuah tahap seperti dibawah ini :

1. Menentukan Tujuan Pidato
Tujuan dalam berpidato harulah jelas, untuk apa kamu berpidato, apakah memberitahu, menghibur atau membujuk. Selain itu juga harus merumuskan dengan jelas tujuan khususnya, yaitu tanggapan apa yang diharapkan setelah pidato itu selesai.

2. Memilih dan menyampaikan pokok persoalan
Terkadang pokok persoalan sudah ditentukan oleh panitia sebelumnya, terkadang pun sang pembicara juga diberikan kebebasan untuk memilih pokok persoalan dalam berpidato. Tapi walaupun persoalan itu sudah ditentukan atau belum, pembicara wajib menyempitkan pokok persoalan ini, untuk disesuikan dengan kesanggupannya atau kemampuannya, minatnya dan waktu yang disediakan untuk berpidato.

Cara mencegah dan mengusir demam panggung

Demam panggung biasanya terjadi pada orang yang baru pertama kali atau jarang berpidato, bagi mereka yang sudah sering berpidato atau berbicara di cara mengusir mencegah mengatasi demam panggungdepan masa yang banyak jika muncul demam panggung dalam dirinya mereka dapat mengatasinya dengan baik. umumnya jika seseorang mengalami demam panggung, dia akan mengalami beberapa gangguan fisik (gangguan fisik misalnya mulut menjadi kering, lutur gemetar, tangan gemetar, jantung berdetak keras, nafas memburu, wajah merah dan terasa panas, suara kemetar dan tidak jelas, keringat keluar dengan deras, mata tidak berani melihat para hadirin, dan lain-lain) dan juga mengalami gangguan yang sifatnya intelektual. Gangguan intelektual ini menyebabkan daya piker menjadi terganggu. Apa yang sudah diingat menjadi lupa. Cara berpikir yang semula sudah diatur secara sistematis menjadi kacau. Padahal sebelumnya sudah disiapkan masak-masak. Kalau gangguan demam panggung itu datang menyerang, jangan harap pembicara itu bisa berhasil dalam pidatonya. kalau semua itu terjadi tentunya penampilan kamu dalam berpidato menjadi tidak baik, maka gangguan itu harus diusir atau dicegah sebelum datang. Para ahli (Brigance, Thomson) memberi resep cara mengusir atau mencegah demam panggung yang melanda seorang pembicara adalah :

pengertian dan panduan atau petunjuk teknik menulis makalah

Bagi kamu yang masih sebagai pelajar di tingkat sekolah menengah ataupun perguruan tinggi pasti tidak asing lagi dengan tugas menyusun makalah, sebelum menyusun makalah bagi yang masih duduk di tingkat menengah pastinya diajarkan dulu teknik menyusun makalah, tapi bagi yang sudah duduk dibangku perguruan tinggi terkadang oleh dosennya langsung disuruh membuat makalah tanpa di berikan petunjuk dalam menulis makalah, mungkin dosen beralasan bahwa dulunya waktu masih duduk di bangku sekolah menengah sudah diajarkan, tapi kan tidak semua orang selalu ingat dengan semua materi yang diajarkan di sekolah menengah, nah bagi kamu yang rada rada tidak ingat dengan teknik menyusun makalah, di bawah ini ada teknik penulisan makalah, dan juga tentang pengertian makalah, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Pengertian makalah

tentang pengertian makalah mungkin di sekolah sudah dijelaskan, tapi tidak ada salahnya saya tulis lagi, Makalah adalah salah satu jenis karya tulis  ilmiah yang membahasa tentang suatu tema tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup suatu perkuliahan. Makalah ini umumnya merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan suatu tugas mata kuliah, makalah dapat  berupa kajian pustaka ataupun dapa juga berupa hasil kegiatan di lapangan.

A. Langkah-langkah Penulisan Makalah

Dalam pembuatan/ menyusun makalah, perlu diperhatikan langkah-langkah sebagai berikut :

1) Mempelajari/ menganalisa topik yang akan ditulis

2) Menyusun pola pikir, meliputi :

a) Pokok masalah dalam topik.

b) Menentukan tujuan dan ruang lingkup.

3) Pengumpulan bahan-bahan materi (referensi)

4) Menulis/ menyusun makalah dituntut :

a. Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

b. Susunan kalimat yang mudah dipahami.

b) Rangkaian uraian yang berkaitan.

c) Singkat, padat, tegas, dan jelas dalam uraian.

d) Menulis/ menyusun makalah secara “tidak bombastis”, banyak atau panjang kalimatnya tanpa isi yang jelas

May 10, 2009 | 13 Comments | Baca seluruhnya

Ingin tau apa Pengertian Paradigma?

Paradigma? Kayaknya pernah dengar ya? Udah dengar tapi belum tau artinya? Kalau belum tau artinya, di bawah ini ada sedikit penjelasan tentang pengertian paradigma.
Ritzer dalam zamroni, membuat pengertian tentang paradigma yaitu pandangan yang mendasar dari para ilmuwan tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari oleh salah satu cabang atau disiplin ilmu pengetahuan. Dari pengertian ini dapat disimpulkan, dalam suatu cabang ilmu pengetahuan dimungkinkan terdapat beberapa paradigma. Artinya dimungkinkan terdapatnya beberapa komunitas ilmuwan yang masing-masing berbeda titik pandangnya tentang apa yang menurutnya menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari dan diteliti oleh cabang ilmu pengetahuan tersebut. (ahmad sihabudin dalam Jurnal Kampus Tercinta, 1996 : 43).
Penjelasan paradigma fakta sosial berasal dari pendapat Durkheim. Fakta sosial dianggap sebagai barang sesuatu yang berbeda dengan ide yang menjadi obyek penyelidikan seluruh ilmu pengetahuan dan tidak dapat dipahami melalui kegiatan mental murni. Tetapi untuk memahaminya diperlukan penyusunan data riil di luar pemikiran manusia. Fakta sosial ini terdiri atas dua jenis, yaitu :

May 1, 2009 | 1 Comment | Baca seluruhnya